Bethesda Game Studios memberikan kabar terbaru mengenai The Elder Scrolls 6.

Melalui unggahan di media sosial, studio tersebut menegaskan bahwa game RPG yang sangat dinantikan itu kini menjadi prioritas utama pengembangan.

>>> Fallout 76 Dapatkan Ekspansi Prequel Fallout 3 Tahun Depan

Dalam pernyataannya, Bethesda mengungkapkan bahwa The Elder Scrolls 6 dan Fallout 5 dikembangkan menggunakan Creation Engine 3.

Mesin ini merupakan platform teknologi bersama yang telah dibangun sejak perilisan Starfield.

Creation Engine 3 memungkinkan tim untuk mendukung beberapa proyek secara simultan. Hal ini berkat adanya alat, rendering, dan sistem baru yang mendefinisikan game-game Bethesda.

Pernyataan ini sejalan dengan komentar Todd Howard awal tahun ini.

Ia mengatakan bahwa tim sangat puas dengan perkembangan teknologi engine tersebut dan telah menanganinya lebih baik dari sebelumnya berkat pelajaran dari Starfield.

Bethesda juga mengonfirmasi bahwa Fallout 5 saat ini masih dalam tahap prapoduksi.

>>> Fitur Eksklusif Minecraft Bedrock Edition yang Tidak Ada di Java Edition

Sementara itu, The Elder Scrolls 6 menjadi fokus utama dengan sebagian besar tim bekerja pada babak berikutnya dari waralaba tersebut.

Meskipun Skyrim telah terjual lebih dari 65 juta kopi dan masih dimainkan setelah 15 tahun, Bethesda mengakui bahwa para penggemar sudah menanti terlalu lama untuk sekuelnya.

Namun, studio meyakinkan bahwa "babak selanjutnya sedang dalam perjalanan."

"Kami berada di posisi yang direncanakan, menyukai tampilannya, dan memainkannya setiap hari," tulis Bethesda.

Kabar ini muncul di tengah dampak pemutusan hubungan kerja massal di Xbox yang memengaruhi puluhan karyawan Bethesda.

Perwakilan serikat pekerja melaporkan kehilangan puluhan programmer, seniman, desainer, dan penguji.

>>> Ekspor Kopi dari Gudang SRG Bandung Tembus Pasar Tiongkok dan Maroko

Mantan pengembang juga mengatakan bahwa pembuatan game Fallout dan Elder Scrolls baru akan "lebih sulit dari sebelumnya" setelah pemotongan tersebut.