Penyedia indeks global FTSE Russell merilis pembaruan daftar saham Indonesia yang masuk dalam indeks acuan mereka. Empat emiten resmi didepak dari indeks bergengsi tersebut.

Pencoretan ini mencakup saham yang sebelumnya masuk dalam FTSE Global Equity Index Series (GEIS) Mid Cap Index dan Micro Cap Index.

>>> Pengusaha Wajib Lapor Ekspor Komoditas Strategis via Portal DSI DJBC Mulai 2026

Langkah ini merupakan bagian dari tinjauan berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap kriteria indeks.

Daftar Saham yang Dikeluarkan

Dua perusahaan besar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), keluar dari GEIS Mid Cap Index.

Keduanya dinilai tidak lagi memenuhi syarat teknis.

Dua emiten lain dicoret dari GEIS Micro Cap Index, yaitu PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) dan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA).

Berikut rincian saham yang keluar dari indeks FTSE Russell per Juni 2026:

  • GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) – GEIS Mid Cap Index
  • Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) – GEIS Mid Cap Index
  • BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) – GEIS Micro Cap Index
  • Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) – GEIS Micro Cap Index

Penyebab Penghapusan

FTSE Russell menjelaskan bahwa GOTO dan NCKL dikeluarkan karena perpindahan status pencatatan ke Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Segmen pasar ini tidak masuk dalam kriteria kelayakan GEIS.

Kebijakan ini mulai berlaku efektif pada 22 Juni 2026. Setelah tanggal tersebut, keempat saham resmi kehilangan status konstituen indeks global.

>>> Bukan Warna yang Utama, Ini 5 Tips Jaga Kualitas ASI Terbaru yang Banyak Dicari Ibu Menyusui di 2026