Analisis akhir Mei 2026 memetakan tiga kemungkinan skenario krisis migas berdasarkan tingkat disrupsi di Selat Hormuz. Skenario tersebut berkisar dari gangguan ringan hingga eskalasi besar.

  • Skenario A: Disrupsi 2-5 juta barel per hari akibat gangguan taktis skala kecil.
  • Skenario B: Disrupsi 5-12 juta barel per hari akibat kebuntuan negosiasi diplomatik pasca-Juni.
  • Skenario C: Disrupsi di atas 18 juta barel per hari akibat eskalasi perang terbuka di tingkat regional.

Transisi dari Skenario A ke B diprediksi terjadi jika negosiasi yang dimediasi Pakistan tidak menghasilkan kemajuan sebelum akhir Juni.

Setiap pihak berjuang memaksakan tatanan permanen versi mereka sendiri.

AS berusaha memperluas Abraham Accords untuk memperkuat pengaruh, sementara Iran menawarkan konsep tata kelola baru bagi Selat Hormuz.

Ambisi yang saling bertabrakan membuat proses perdamaian semakin sulit.

Ketidakpastian ini sudah cukup menggerakkan persepsi risiko di pasar energi global meskipun perang fisik belum membesar.

>>> Jadwal Program Televisi Rabu, 3 Juni 2026 ada Film Bioskop Knives Out dan Don't Say a Word di ANTV, GTV, Indosiar, MDTV, Metro TV, MNCTV, RCTI, SCTV, Trans 7, Trans TV dan TVONE serta Link Nonton

Jika tidak ada kemajuan nyata, optimisme pasar akan hilang dan harga energi berpotensi melonjak tinggi.