Bibit sehat memiliki gerakan aktif, tubuh mulus tanpa luka atau jamur, ukuran seragam, dan warna cerah kehitaman atau cokelat tua.

Hindari bibit yang diam di dasar atau menggantung di permukaan.

>>> Struktur Ekonomi Indonesia 2026: Strategi Baru Hadapi Kontestasi Geoekonomi Global

4. Teknik Penebaran Bibit dan Aklimatisasi

Untuk drum 200 liter, tebar 100-150 ekor bibit. Lakukan penebaran pagi atau sore hari saat suhu sejuk.

Aklimatisasi: letakkan kantong plastik berisi bibit di permukaan air drum selama 15-30 menit. Buka kantong perlahan, biarkan air drum masuk sedikit demi sedikit, lalu biarkan bibit keluar sendiri.

Segera buang bibit yang mati agar tidak mencemari air. Teknik ini menekan angka kematian dini.

5. Pemberian Pakan Secara Rutin dan Teratur

Gunakan pelet apung dengan protein minimal 28-30%. Beri pakan 2-3 kali sehari dengan jadwal konsisten, habis dalam 10-15 menit.

Hindari overfeeding karena sisa pakan membusuk dan menghasilkan amonia beracun. Jangan memberi makan saat hujan deras karena oksigen menurun.

Pakan alternatif seperti maggot atau cacing tanah bisa ditambahkan.

6. Perawatan Air dan Pemisahan Ukuran (Grading)

Ganti air 30-50% secara rutin jika tercium bau busuk atau keruh. Pasang aerator untuk menjaga oksigen terlarut, terutama malam hari atau cuaca mendung.

Lakukan grading setiap dua minggu sekali untuk mencegah kanibalisme dan memastikan pakan merata. Pemisahan ukuran membuat ikan tumbuh seragam dan nilai jual lebih tinggi.

7. Proses Panen dan Potensi Hasil

Lele siap panen dalam 2-4 bulan dengan bobot 200-250 gram per ekor. Ukuran ideal di pasaran adalah 9-12 ekor per kilogram.

Metode panen: penyurutan air (buang air melalui lubang bawah), pengangkatan plastik (jika drum dilapis plastik), atau penggunaan seser.

Jika tingkat kelangsungan hidup 80%, dari 200 bibit awal bisa menghasilkan 16-20 kg lele.

>>> Penjualan Toyota Kembali Merosot di 2026, Dua Pasar Utama Ini Jadi Pemicunya

Budidaya lele di bak plastik menjadi solusi bagi masyarakat perkotaan yang ingin berwirausaha mandiri. Dengan ketekunan, keterbatasan lahan bukan penghalang untuk sukses.