Bahasa Prancis di Sekolah: Gus Nadir dan Komisi X Kritik Kebijakan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto secara resmi menginstruksikan agar bahasa Prancis mulai dipelajari oleh seluruh siswa di berbagai tingkatan sekolah di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan di hadapan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat pertemuan bilateral di Istana Élysée, Paris, pada Kamis (28/5/2026).
>>> DPRD Bali Usul Bangunan Tinggi 45 Meter, Aturan Kesucian Pulau Dewata Terancam?
Prabowo menegaskan langkah ini untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika dunia. Namun, instruksi tersebut kini menjadi sorotan terkait teknis pelaksanaan dan dampaknya terhadap sistem pendidikan nasional.
DPR Pertanyakan Roadmap dan Kesiapan Pemerintah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan pihaknya akan segera meminta penjelasan mendalam dari kementerian terkait.
Fokus utama adalah kejelasan rencana wajib belajar bahasa asing baru ini.
Lalu Hadrian menyebut Kemendikdasmen perlu memberikan paparan resmi dalam Rapat Kerja mendatang. Hal ini mendesak mengingat sebelumnya wacana serupa mengenai bahasa Portugis belum terlihat perkembangannya.
Komisi X DPR mempertanyakan beberapa poin krusial:
- Kejelasan peta jalan atau roadmap pendidikan bahasa asing di sekolah.
- Landasan regulasi yang akan memayungi kebijakan baru.
- Kesiapan implementasi di lapangan, mulai dari kurikulum hingga tenaga pengajar.
- Evaluasi terhadap kebijakan serupa yang pernah diwacanakan.
DPR mengingatkan bahwa penambahan muatan kurikulum memerlukan perencanaan matang agar tidak membingungkan sekolah. Penjelasan resmi dari pemerintah diharapkan menjawab keraguan publik mengenai urgensi kebijakan ini.
Pentingnya Skala Prioritas dalam Pendidikan
Lalu Hadrian menekankan bahwa kebijakan pendidikan tidak boleh diputuskan secara terburu-buru. Faktor kebutuhan nasional dan manfaat nyata bagi peserta didik harus menjadi landasan utama.
Komisi X DPR berkomitmen memastikan posisi kebijakan ini dalam kerangka besar agenda pendidikan nasional. Jika sistem belum siap, penerapan bahasa Prancis sebaiknya dilakukan secara selektif atau bertahap.
Update Terbaru
Sumardji Bongkar Alasan Mengejutkan Mathew Baker Masuk Timnas Senior 2026
Selasa / 02-06-2026, 03:02 WIB
8 Tips Hemat Usai Long Weekend 2026 Agar Keuangan Stabil Tanpa Ribet
Selasa / 02-06-2026, 03:02 WIB
Proyeksi Ekonomi Indonesia 2027: Target 7,5% dan Sektor Prioritas
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh Resmi Meluncur, Fast Charging 22,5W Harga Rp199 Ribu
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Vokalis Circle Jerks Usir Penonton Pendukung Trump di Konser Las Vegas
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Resmi! Chris Wood dan Tommy Smith Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Libas Myanmar, Timnas Indonesia Tempel Vietnam di Puncak
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Pesan Penting Taufik Hidayat Jelang Indonesia Open 2026 Jadi Sorotan
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Latihan Perdana Timnas Indonesia
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Hasil HT Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar: Gol Arkhan Kaka Jadi Sorotan
Selasa / 02-06-2026, 03:00 WIB
Jadwal F1 GP Inggris 2026: Ferrari Siap Patahkan Dominasi McLaren?
Selasa / 02-06-2026, 03:00 WIB
Cetak Sejarah Baru, Timnas Indonesia Raih Runner-Up di Kejuaraan Dunia Sepak Bola 7x7 2026
Selasa / 02-06-2026, 03:00 WIB
Cek Bansos Kemensos 2026: Cara Lihat Desil DTKS Terbaru dan Jadwal Cair Resmi
Selasa / 02-06-2026, 02:57 WIB
Cara Meningkatkan Limit SPayLater Terbaru 2026, Aman dan Tanpa Ribet
Selasa / 02-06-2026, 02:57 WIB






