Siapa Femas Yani Arianto? Sosok WNI Madiun yang Diduga Kabur saat Tur di Korea Selatan, Travel Berani Backpacker Terkena Denda Rp125 Juta
Ukuran Teks
Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan kabar kurang menyenangkan dari Negeri Ginseng. Seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Madiun, Jawa Timur, yang berinisial FYA atau bernama lengkap Femas Yani Arianto, dikabarkan menghilang secara misterius saat mengikuti paket wisata ke Korea Selatan.
Kasus ini bukan sekadar hilangnya seorang peserta tur biasa. Dugaan kuat menyebutkan bahwa Femas sengaja memisahkan diri dari rombongan, sebuah tindakan yang kini berujung pada konsekuensi hukum dan finansial yang sangat berat bagi agen perjalanan yang membawanya. Pihak otoritas setempat dikabarkan menjatuhkan sanksi denda fantastis mencapai Rp125 juta kepada agen travel akibat pelanggaran izin tinggal yang dilakukan oleh WNI tersebut.
Lantas, bagaimana kronologi lengkap peristiwa ini? Dan siapa sebenarnya sosok Femas Yani Arianto di balik kasus yang tengah viral ini?
Kronologi Perjalanan yang Berujung Petaka
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, insiden ini bermula pada akhir bulan Juni 2026 lalu. Femas Yani Arianto bergabung dalam sebuah paket wisata ke Korea Selatan yang diselenggarakan oleh agen travel Berani Backpacker. Dalam rombongan tersebut, tercatat ada 27 peserta lain yang seharusnya menikmati liburan bersama di bawah pengawasan tour leader.
Namun, kebahagiaan perjalanan tersebut mendadak berubah menjadi mimpi buruk. Menurut laporan yang diterima pihak travel, Femas diduga kuat telah memisahkan diri dari rombongan tanpa memberikan kabar atau izin sedikitpun kepada tour leader. Yang lebih mengejutkan, dugaan pemisahan diri ini reportedly terjadi sejak hari pertama perjalanan dimulai.
Alih-alih menikmati destinasi wisata ikonik seperti Istana Gyeongbokgung atau Menara N Seoul, Femas justru memilih untuk menghilang, meninggalkan rombongan yang kebingungan dan khawatir akan keselamatannya.
Editor: Hasyim Wijaya
Update Terbaru
Siapa Slavko Vincic? Wasit yang Terpilih Sebagai Pemandu Final Piala Dunia 2026 Antara Spayol vs Argentina
Jumat / 17-07-2026, 14:23 WIB
Lionel Messi Bantah Argentina Dibantu Wasit Usai Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 14:23 WIB
Oppo K15 Resmi Dikonfirmasi, Meluncur 24 Juli dengan Baterai 8.000 mAh
Jumat / 17-07-2026, 14:22 WIB
Omoda O4 Mulai Terlihat di Indonesia, Sinyal Peluncuran Omoda Jaecoo?
Jumat / 17-07-2026, 14:22 WIB
Saham Teknologi Global Anjlok Akibat Ketegangan Timur Tengah
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Video Call dan Proyek Juara Jadi Kunci
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Luke Vickery Pasang Target Ambisius Setelah Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
OJK Tutup BPR Syariah Hasanah Depok karena Masalah Permodalan
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Dari Tambang ke Industri, Hilirisasi Freeport Dorong Ekonomi Baru
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Angkatan Laut Kolombia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp2 Triliun
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Ubed Tembus 16 Besar Japan Open, Bukti Regenerasi PBSI Bersama BNI
Jumat / 17-07-2026, 14:21 WIB
Perbedaan Minecraft Java, Bedrock, Dungeons I & II, dan Legends
Jumat / 17-07-2026, 14:18 WIB
Xi Jinping: Pengembangan AI Harus Jadi Simfoni Kerja Sama Global
Jumat / 17-07-2026, 14:18 WIB
Kapal Perang dan Boeing Dikerahkan Cari Korban Kapal Karam di Selayar
Jumat / 17-07-2026, 14:17 WIB







