DPRD Bali Usul Bangunan Tinggi 45 Meter, Aturan Kesucian Pulau Dewata Terancam?
Selain itu, pembangunan gedung tinggi dianggap dapat menekan perluasan horizontal yang merambah lahan produktif. Namun, Ketua PHDI Bali, I Nyoman Kenak, mengimbau pemerintah tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Kenak menilai perubahan dari 15 meter menjadi 45 meter merupakan lompatan drastis dan sensitif bagi nilai spiritual Bali.
Ia meminta kajian lebih mendalam agar kebijakan tidak mencederai norma budaya.
>>> Sindiran Ferguson Viral Lagi Usai Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Risiko dan Dampak terhadap Identitas Bali
Akademisi Institut Desain dan Bisnis Bali, I Putu Gede Suyoga, memberikan peringatan keras. Ia berpendapat kebijakan ini bisa memicu kekacauan tata ruang jika tanpa pengawasan ketat.
Suyoga menekankan setiap pembangunan di Bali harus mengutamakan keseimbangan ekonomi, budaya, dan lingkungan. Tanpa tata kelola mumpuni, pembukaan batas 45 meter hanya akan mendatangkan masalah baru.
Ia menyampaikan hal itu dalam forum diskusi bertajuk Langit Bali dan Batas Ketinggian Bangunan. Acara tersebut diselenggarakan oleh Center for Dharmic Studies (CDS) pada Kamis, 28 Mei 2026.
Suyoga menegaskan perdebatan ini bukan sekadar masalah teknis arsitektur. Isu ini mencakup identitas budaya, lanskap spiritual, dan nasib masa depan Bali di tengah arus investasi.
Salah satu risiko utama adalah hilangnya identitas visual yang menjadi daya tarik wisatawan.
Selain itu, ada ancaman terhadap 'taksu' atau aura kesucian ruang spiritual yang dijunjung tinggi masyarakat Bali.
Pembangunan vertikal masif juga dikhawatirkan membebani infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih. Spekulasi properti berpotensi meminggirkan warga lokal dari pusat ekonomi.
Dampak ekologis seperti risiko gempa, abrasi pesisir, dan banjir juga menjadi perhatian serius. Suyoga menekankan pentingnya Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) yang independen dan objektif.
Update Terbaru
Profil Valentin Barco, Pemain Argentina yang Dipukul Bellingham
Jumat / 17-07-2026, 15:49 WIB
Perpusnas Keluhkan Program Buku Terancam Mandek Akibat Efisiensi Anggaran
Jumat / 17-07-2026, 15:48 WIB
Sukses Jadi Chef, Yoona Siap Jadi Dokter Forensik di Drakor Adaptasi Jepang
Jumat / 17-07-2026, 15:48 WIB
Apa Itu Melasma? Pemicu Noda Gelap di Wajah dan Cara Tepat Mengatasinya
Jumat / 17-07-2026, 15:48 WIB
Kamar Williams dari 80K Twins Hilang Setelah Tinggalkan Rumah
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
Pemerintah Salurkan Pembiayaan Mikro ke 14,9 Juta UMKM
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
7 Kado Tak Terduga yang Akan Dipakai Setiap Hari
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
Lokasi Syuting Ikonis Enola Holmes 3, Benteng hingga Kota Tua di Malta
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
BRI KPR Solusi Tawarkan Skema Bunga Fleksibel untuk Beli Properti
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
TNI Temukan 5.000 Batang Ganja di Dua Lokasi di Yahukimo
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
Dubes Baru Qatar Sultan bin Mubarak Bertamu ke Rumah Jokowi di Solo
Jumat / 17-07-2026, 15:42 WIB
Dominick Cruz: Cedera Conor McGregor Akan Jadi Berkah Tersembunyi
Jumat / 17-07-2026, 15:38 WIB
Qatar Bantah Keras Tuduhan Bantu Israel Serang Iran
Jumat / 17-07-2026, 15:38 WIB
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, 28 Tahun Ditunggu
Jumat / 17-07-2026, 15:37 WIB







