PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menandatangani dua perjanjian Pinjaman Daerah dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar dan Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali, dengan total nilai Rp175,84 miliar.

Pembiayaan ini bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan layanan publik, serta mendorong aktivitas ekonomi di tingkat daerah.

>>> 10 Rekomendasi Anime Perang Penuh Strategi dan Intrik

Penandatanganan untuk Kabupaten Gianyar dilakukan pada 10 Juli 2026 di kantor PT SMI, Jakarta, oleh Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa bersama Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra.

Sementara kerja sama dengan Kabupaten Klungkung diteken pada 6 Juli 2026 di Jakarta dan dilanjutkan pada 14 Juli 2026 di Kantor Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali, oleh Faaris Pranawa dan Bupati Klungkung I Made Satria.

Skema Pinjaman Daerah untuk Kebutuhan Berbeda

Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengatakan skema Pinjaman Daerah dirancang untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang berbeda di setiap wilayah.

"Infrastruktur yang kami biayai bukan sekadar aset fisik.

Dukungan pembiayaan ini adalah bagian dari komitmen PT SMI mengawal pembangunan daerah di Bali, dan kami ingin dampaknya benar-benar terasa, baik untuk pelayanan publik maupun ekonomi masyarakat setempat," ujar Faaris.

Pemkab Klungkung memperoleh fasilitas Pinjaman Daerah sebesar Rp68,6 miliar dengan tenor empat tahun.

Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan, penguatan fasilitas kesehatan, penataan kawasan permukiman, serta pembangunan sarana pendukung pariwisata.

Proyek itu diproyeksikan menyerap 367 tenaga kerja lokal dengan hampir seluruh bahan baku berasal dari dalam negeri.

Bupati Klungkung I Made Satria menilai dukungan pembiayaan dari PT SMI akan memperluas ruang fiskal pemerintah daerah sehingga proyek-proyek prioritas dapat direalisasikan lebih cepat.