Wawancara Khusus Menteri Abdul Mu'ti: Tak Mau Dihormati karena Jabatan, Ini Profil Terbarunya 2026
Tantangan Nyata Dunia Pendidikan Indonesia
Dalam diskusi dengan Pemimpin Redaksi Liputan6. com, Abdul Mu'ti membedah persoalan mendasar birokrasi pendidikan.
Meski lama berkecimpung di dunia akademik, realitas lapangan tetap kompleks.
Salah satu masalah utama adalah kualitas pendidikan yang belum mencapai standar ideal. Indikatornya meliputi skor PISA, karakter lulusan, dan kesiapan mereka di dunia kerja.
Mu'ti juga menyoroti pentingnya pemerataan pendidikan di seluruh pelosok negeri. Semua aspek tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang harus diselesaikan secara bertahap.
>>> Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Lapas Besi Perkuat Jiwa Nasionalisme Warga Binaan
Kualitas Guru Sebagai Kunci Transformasi
Mendikdasmen setuju bahwa kualitas pendidikan tidak bisa melampaui kualitas pengajarnya. Peran guru tidak akan pernah tergantikan oleh teknologi secanggih apa pun.
Guru adalah agen pembelajaran sekaligus agen peradaban yang membentuk karakter bangsa. Dalam dua tahun terakhir, kementerian mempertahankan tema "Guru Hebat Indonesia Kuat" untuk Hari Guru.
Tiga fokus prioritas kementerian: pemenuhan kualifikasi pendidikan formal, peningkatan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan, dan perbaikan kesejahteraan guru.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi sistem pendidikan nasional agar mampu bersaing secara global. Fokus pada guru adalah investasi jangka panjang paling efektif.
Permasalahan Guru yang Kompleks dan Sensitif
Mu'ti mengakui persoalan guru sangat rumit dan mudah memicu emosi publik. Ia mengibaratkannya sebagai sesuatu yang "flammable" jika tidak ditangani hati-hati.
Salah satu penyebabnya adalah sistem otonomi daerah yang memberi wewenang pengangkatan guru kepada pemerintah daerah. Terkadang rekrutmen dilakukan secara politis demi kepentingan Pilkada.
Akibatnya, standar kompetensi dikesampingkan dan muncul istilah pengangkatan berdasarkan kedekatan keluarga. Hal ini menyebabkan penumpukan guru di satu wilayah, sementara wilayah lain kekurangan tenaga pendidik.
Update Terbaru
Sumardji Bongkar Alasan Mengejutkan Mathew Baker Masuk Timnas Senior 2026
Selasa / 02-06-2026, 03:02 WIB
8 Tips Hemat Usai Long Weekend 2026 Agar Keuangan Stabil Tanpa Ribet
Selasa / 02-06-2026, 03:02 WIB
Proyeksi Ekonomi Indonesia 2027: Target 7,5% dan Sektor Prioritas
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
LOOPS Powerbank Lumi 10.000 mAh Resmi Meluncur, Fast Charging 22,5W Harga Rp199 Ribu
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Vokalis Circle Jerks Usir Penonton Pendukung Trump di Konser Las Vegas
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Resmi! Chris Wood dan Tommy Smith Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Libas Myanmar, Timnas Indonesia Tempel Vietnam di Puncak
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Pesan Penting Taufik Hidayat Jelang Indonesia Open 2026 Jadi Sorotan
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Calvin Verdonk dan Joey Pelupessy Belum Gabung Latihan Perdana Timnas Indonesia
Selasa / 02-06-2026, 03:01 WIB
Hasil HT Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar: Gol Arkhan Kaka Jadi Sorotan
Selasa / 02-06-2026, 03:00 WIB
Jadwal F1 GP Inggris 2026: Ferrari Siap Patahkan Dominasi McLaren?
Selasa / 02-06-2026, 03:00 WIB
Cetak Sejarah Baru, Timnas Indonesia Raih Runner-Up di Kejuaraan Dunia Sepak Bola 7x7 2026
Selasa / 02-06-2026, 03:00 WIB
Cek Bansos Kemensos 2026: Cara Lihat Desil DTKS Terbaru dan Jadwal Cair Resmi
Selasa / 02-06-2026, 02:57 WIB
Cara Meningkatkan Limit SPayLater Terbaru 2026, Aman dan Tanpa Ribet
Selasa / 02-06-2026, 02:57 WIB






