Pemerintah Siapkan Skema Pendampingan Terbaru UMKM Masuk Rezim Pajak 2026
Pemerintah tengah menyusun skema pendampingan terbaru bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan memasuki rezim pajak baru pada 2026.
Pendiri DDTC, Darussalam, menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam memberikan edukasi berkelanjutan kepada sektor UMKM.
>>> Daftar Harga HP Terbaru 2026: 5 Rekomendasi Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan
Fokus utama pendampingan ini diarahkan pada penguatan kapasitas pembukuan dan pemenuhan aspek administrasi perpajakan yang lebih baik.
Langkah tersebut krusial agar para pelaku usaha kecil tidak selamanya bergantung pada fasilitas khusus, melainkan siap untuk naik kelas.
Persiapan UMKM Menuju Sistem Perpajakan Umum
Pemerintah diharapkan mampu membimbing UMKM yang saat ini masih berada dalam rezim pajak berbasis tarif presumptive atau PPh Final.
Transisi ini bertujuan agar para pelaku usaha secara bertahap mampu beradaptasi dengan sistem Pajak Penghasilan (PPh) yang berlaku secara umum.
Pemikiran Darussalam ini awalnya dipublikasikan melalui artikel DDTCNews pada tahun 2018 dan tetap relevan hingga saat ini.
Gagasan tersebut dimuat kembali dalam buku bertajuk "Konsistensi 21 Tahun Gagasan Pendiri DDTC untuk Pajak Indonesia" yang dirilis pada tahun 2026.
Beberapa fokus utama dalam pendampingan UMKM menurut Founder DDTC antara lain:
- Memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara pembukuan keuangan yang terstandarisasi.
- Mengedukasi pelaku usaha terkait kewajiban administrasi pajak agar lebih tertib dan transparan.
- Mempersiapkan mentalitas dan kapasitas operasional UMKM untuk berpindah dari rezim pajak final menuju rezim pajak umum.
- Memastikan regulasi perpajakan tetap sederhana namun mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di level kerakyatan.
Dengan adanya pendampingan yang intensif, diharapkan tidak ada lagi kendala teknis yang menghambat UMKM saat mereka harus mengikuti aturan pajak normal.
Update Terbaru
MSNOW Hentikan Siaran Langsung Pidato Trump di Tengah Kritik
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Amazon Prime Video Rilis Komedi Aksi Ride or Die, Dibintangi Hannah Waddingham
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Mobil China Kuasai 18% Pasar Indonesia, BYD Pimpin Penjualan
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Jokowi Tak Hadir di Sidang Dokter Tifa, Ali Syarief: Lupa Letak Ijazah
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Prabowo: Indonesia Kini Dipimpin Orang Cerdas dan Berani
Jumat / 17-07-2026, 11:21 WIB
Israel Nyatakan Impian Jadi Sekutu Arab Saudi dengan Dukungan AS
Jumat / 17-07-2026, 11:18 WIB
Honda Umumkan Pemenang Kontes Layanan Honda Nasional 2026
Jumat / 17-07-2026, 11:18 WIB
Realme UI Resmi Ditinggalkan, HP Realme Beralih ke ColorOS
Jumat / 17-07-2026, 11:17 WIB
Jim Parsons Akui Obsesi dan Tekanan Bikin Sengsara di Puncak Karier
Jumat / 17-07-2026, 11:15 WIB
Sounders vs Timbers: Rivalitas Cascadia Kembali Bergema di Lumen Field
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB
Model AI Prediksi Gangguan Tropis Bergerak ke Pantai Teluk Tengah
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB
Game Porting Toolkit 4 Beta Bikin Mac Gaming Makin Bertenaga
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB
Dukung Agenda PBB, Airlangga Tandatangani Perjanjian Pendirian WAICO
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB
Ketua DPRD TTU Diperiksa Polisi Enam Jam soal Kematian Dokter Icha
Jumat / 17-07-2026, 11:14 WIB







