PT Federal International Finance (FIFGROUP) menyiapkan dana bergulir sekitar Rp1,887 miliar untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sepanjang 2026.

Dana tersebut akan disalurkan secara bertahap kepada 524 pelaku UMKM binaan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

>>> OnePlus N6x Segera Hadir di India dengan Spesifikasi 'Familiar'

Program pembiayaan tanpa bunga ini menjadi salah satu upaya FIFGROUP untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM yang masih kesulitan memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan formal.

Pendampingan Usaha untuk UMKM

Direktur FIFGROUP Esther Sri Harjati mengatakan, UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun masih banyak yang menghadapi kendala dalam memperoleh modal maupun meningkatkan kapasitas bisnis.

"Melalui Program Dana Bergulir UMKM Binaan FIFGROUP, kami tidak hanya memberikan dukungan pembiayaan, tetapi juga membantu UMKM untuk bertumbuh dan semakin berdaya saing," ujar Esther.

Selain pinjaman tanpa bunga, peserta program mendapatkan pendampingan usaha, mulai dari pelatihan pengelolaan bisnis, peningkatan kapasitas, hingga perluasan akses pasar.

FIFGROUP berharap pelaku UMKM tidak hanya memperoleh tambahan modal, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Sejumlah UMKM binaan telah menunjukkan perkembangan signifikan.

Empat di antaranya—Yoyo Bolen, Dapoer Lestary, Kedai Makan Enak, dan Niharchaniago—bahkan telah beralih ke skema pembiayaan reguler FINATRA dengan plafon pinjaman lebih besar.

>>> Aktris The Ring Meninggal sebagai Gelandangan, Ternyata Punya Harta Rp 7 M

Menurut Esther, capaian tersebut menunjukkan bahwa program tidak hanya berfokus pada penyaluran dana, tetapi juga mendorong UMKM agar naik kelas dan lebih mandiri.

Program Dana Bergulir UMKM Binaan FIFGROUP telah berjalan sejak 2016.