Mengapa Dolar AS Jadi Mata Uang Dunia? Intip Sejarah dan Fakta yang Jarang Diketahui
Dolar Amerika Serikat (USD) telah lama menjadi salah satu mata uang paling berpengaruh di dunia.
Penggunaannya tidak hanya terbatas di AS, tetapi juga diadopsi secara resmi oleh sejumlah negara lain.
>>> Daftar 24 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Mei 2026, Klaim Kartu Icon 117 Resmi Gratis
Berdasarkan data Investopedia, dolar AS pertama kali dicetak pada tahun 1914. Momentum ini terjadi setahun setelah pembentukan Federal Reserve (The Fed) melalui Undang-Undang Federal Reserve.
Pada awal penerbitannya, The Fed merilis uang kertas pecahan 10 dolar dengan gambar Andrew Jackson. Tiga dekade kemudian, mata uang ini resmi menjadi mata uang cadangan utama global.
Jejak Panjang Sejarah Dolar AS
Penggunaan uang kertas di Amerika Serikat sudah dimulai pada tahun 1690. Saat itu, Massachusetts Bay Colony menerbitkan uang kertas kolonial untuk mendanai operasi militer.
Pada 1776, pecahan 2 dolar mulai diperkenalkan, sembilan hari sebelum deklarasi kemerdekaan AS. Kemudian pada 1785, simbol dolar diadopsi secara formal, terinspirasi dari peso Spanyol-Amerika.
Memasuki 1863, pemerintah AS mendirikan Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) dan Biro Mata Uang Nasional. Kedua lembaga ini mengelola peredaran uang kertas baru.
Proses pencetakan uang yang semula dikerjakan swasta mulai dipusatkan di Biro Pengukiran dan Percetakan pada 1869. Departemen Keuangan AS mengambil alih penerbitan alat pembayaran negara pada 1890.
Berikut tonggak penting perkembangan mata uang AS:
- 1690: Penerbitan uang kertas kolonial pertama oleh Massachusetts Bay Colony untuk biaya perang.
- 1776: Peluncuran uang kertas pecahan 2 dolar sesaat sebelum kemerdekaan AS.
- 1785: Pengadopsian simbol dolar secara resmi terinspirasi dari peso Spanyol-Amerika.
- 1863: Pembentukan OCC dan Biro Mata Uang Nasional untuk standarisasi pengelolaan uang.
- 1869: Peralihan sistem cetak uang dari swasta ke Biro Pengukiran dan Percetakan milik pemerintah.
- 1913: Pengesahan Undang-Undang Federal Reserve yang menjadi cikal bakal dolar AS modern.
Update Terbaru
Cara Menjaga Massa Otot untuk Cegah Diabetes Tipe 2 di 2026
Jumat / 17-07-2026, 09:28 WIB
Trump Buka Dokumen Intelijen soal Kerentanan Pemilu AS
Jumat / 17-07-2026, 09:17 WIB
Napalm Death Guncang NPR Tiny Desk dengan Set Paling Brutal
Jumat / 17-07-2026, 09:15 WIB
Fosil T-Rex 'Gus' Terjual Rekor Rp900 M di Lelang
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
KKP Rilis Skema BBM Khusus Rp15.000 per Liter untuk Kapal Perikanan 30-200 GT
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Sidang Dokter Tifa Memanas, JPU Dituding Sembunyikan 26 BAP Krusial
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Basuki Minta Tambahan Rp2,7 Triliun untuk IKN, Menkeu Tunggu Arahan Prabowo
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Dokter Tifa: Ada Pihak yang Ketakutan di Kasus Ijazah Jokowi
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Alasan Stephen Chow Pilih Dilraba Dilmurat di Kung Fu Soccer Terungkap
Jumat / 17-07-2026, 09:14 WIB
Hilary Duff Bongkar Treatment Ekstrem: Botox hingga Facial Sperma Salmon
Jumat / 17-07-2026, 09:13 WIB
Gaya Amora Lemos Anak KD Kembali Masuk Sekolah, Pakai Tas Rp 7 Jutaan
Jumat / 17-07-2026, 09:12 WIB
Mitsubishi Resmi Luncurkan Xforce Hybrid, Harga Mulai Rp445 Juta
Jumat / 17-07-2026, 09:12 WIB
Jim Parsons Ungkap Tekanan Berat di Balik Kesuksesan The Big Bang Theory
Jumat / 17-07-2026, 09:08 WIB
Apple TV+ Tambah Michelle Buteau dan Simu Liu ke Komedi Elizabeth Banks
Jumat / 17-07-2026, 09:07 WIB







