Ribuan Dapur Makan Bergizi Gratis Disuspensi Hingga Mei 2026
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Keputusan ini didasarkan pada berbagai pertimbangan, termasuk masukan masyarakat dan hasil inspeksi mendadak.
>>> Lenovo ThinkPad X13 Gen 7 Resmi Rilis, Laptop Ringan dengan Baterai Awet 30 Jam
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, mengungkapkan data kumulatif sejak program dimulai pada 6 Januari 2025.
Hingga 29 Mei 2026, tercatat 8.182 SPPG pernah dijatuhi sanksi suspend.
Angka tersebut diambil dari total 27.208 unit SPPG yang saat ini beroperasi. Nanik memberikan rincian data melalui keterangan tertulis pada Minggu, 31 Mei 2026.
Sebaran Data Operasional dan Status Suspend
BGN membagi pengawasan ke dalam tiga wilayah utama.
Wilayah I mencakup Pulau Sumatera dengan total 5.968 unit, di mana 148 unit masih suspend—10 terkait kejadian luar biasa dan 138 karena kendala infrastruktur, manajemen, serta mutu gizi.
Wilayah II meliputi Pulau Jawa dengan 16.594 unit operasional.
Sebanyak 1.666 unit masih dalam masa suspend, didominasi masalah teknis dan mutu (1.605 unit), serta 61 unit akibat kejadian menonjol.
Proses perbaikan terus berjalan. Tercatat 610 unit di Sumatera dan 1.800 unit di Jawa telah kembali beroperasi setelah memenuhi standar.
Wilayah III mencakup Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua dengan 4.646 unit. Sebanyak 399 unit masih belum diizinkan melayani karena masalah serupa.
>>> Muhammad Yusuf Ateh Resmi Menjadi Komisaris Telkomsel
Secara nasional, masih ada 2.213 unit yang sedang menjalani evaluasi mendalam sebelum diizinkan kembali beroperasi.
Kriteria Pelanggaran dan Sanksi
Setiap unit SPPG wajib mematuhi Petunjuk Teknis (Juknis) yang ketat. Sanksi suspend dijatuhkan jika ditemukan indikasi membahayakan kesehatan penerima manfaat.
Update Terbaru
San dan Wooyoung ATEEZ Akhirnya Bantah Rumor Kencan
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Volvo Bisa Jadikan Pabrik Belgia sebagai Pintu Belakang Tarif untuk China
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Messi Puji Spanyol: Mereka Mainkan Sepak Bola Indah
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Satgas PRR Kawal Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Solok
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Presiden Argentina Protes Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas
Kamis / 16-07-2026, 21:35 WIB
Lamborghini Tutup Pintu untuk Transmisi Manual, Beda dengan Ferrari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Pratikno Kenang Sosok Rachmat Gobel di Tahlil 7 Hari
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
KPK Rampung Analisis Laporan Penerimaan Amplop oleh Raja Juli
Kamis / 16-07-2026, 21:32 WIB
Purnawirawan TNI Teguh Arief Resmi Jadi Dirut Peruri
Kamis / 16-07-2026, 21:29 WIB
BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Profil Luke Vickery, Calon Winger Timnas Indonesia Incaran Herdman
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
One Piece Chapter 1189: Spoiler dan Preview Resmi
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Build Stabil One UI 9 untuk Galaxy S26 Muncul di Server Samsung
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB
Lupakan Aturan 150 Menit: Olahraga Singkat Tiap Hari Bisa Perpanjang Usia
Kamis / 16-07-2026, 21:28 WIB







