Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru Mobil Listrik Baterai untuk 2026
Pemerintah tengah merancang skema insentif baru untuk kendaraan ramah lingkungan yang diproyeksikan mulai berjalan pada 2026.
Kebijakan anyar ini dirancang khusus bagi mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV).
>>> Bahaya Menetap di Lajur Kanan Tol Meski Kecepatan Maksimal
Melalui skema yang sedang digodok, kendaraan jenis hybrid dipastikan tidak masuk dalam daftar penerima insentif.
Langkah pemerintah ini mendapat dukungan dari Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo).
Organisasi tersebut menyatakan kesepakatannya bahwa insentif memang semestinya dialokasikan penuh bagi mobil listrik murni.
Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Masyarakat dan Edukasi Periklindo, Achmad Rofiqi, memberikan gambaran mengenai perkembangan industri ini di negara lain.
“Jika melihat China, pemerintah di sana membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 12 tahun untuk terlibat secara aktif dalam pengembangan industri kendaraan listrik sebelum akhirnya secara bertahap mengurangi intervensinya,” kata Rofiqi.
“Pada tahap awal, pemerintah memberikan dukungan yang sangat besar.
Bahkan, kendaraan yang masuk kategori range extender atau plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) juga mendapatkan insentif yang sama seperti kendaraan listrik murni,” ujarnya.
Menurut Achmad Rofiqi, setiap negara memiliki strategi tersendiri dalam membangun ekosistem kendaraan listrik mereka.
Untuk konteks dalam negeri, Periklindo tetap memandang bahwa mobil listrik berbasis baterai menjadi arah utama bagi masa depan industri otomotif ramah lingkungan di Indonesia.
Asosiasi ini menegaskan komitmennya dalam mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan.
Hal ini sejalan dengan dasar pembentukan Periklindo yang merujuk pada regulasi pemerintah seputar Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).
>>> CATL Siap Produksi Massal Baterai Sodium Ion untuk Kendaraan Listrik
“Dari sisi Periklindo, kami memiliki pandangan yang cukup jelas. Sejak awal, visi dan misi kami adalah mendukung pengembangan energi baru terbarukan.
Update Terbaru
Donatsur Jogja: Donat Viral Kasta Tertinggi yang Paling Banyak Dicari 2026
Senin / 01-06-2026, 10:33 WIB
Gaji Ke-13 ASN Cair 2 Juni 2026, Ini Daftar Penerima dan Pengecualian
Senin / 01-06-2026, 10:32 WIB
Mengenal Capt Tania Widjaya, Pilot Muda Kepercayaan Presiden RI 2026 yang Viral
Senin / 01-06-2026, 10:32 WIB
23 Kode Redeem FC Mobile 1 Juni 2026: Klaim 5000 Gems Gratis
Senin / 01-06-2026, 10:31 WIB
Bocoran Galaxy Z Fold 8: Desain Lebih Lebar dan Kamera Ganda Terungkap
Senin / 01-06-2026, 10:30 WIB
Protokol Darurat Berhenti di Bahu Jalan Tol untuk Cegah Tabrak Belakang
Senin / 01-06-2026, 10:29 WIB
Global Esports Akhiri Kutukan 5 Tahun Lawan Paper Rex di VCT Pacific 2026
Senin / 01-06-2026, 10:29 WIB
Mendikdasmen Tinjau MTsM Ambruk di Sragen, Siapkan Skema Renovasi Terbaru 2026
Senin / 01-06-2026, 10:29 WIB
Jadwal Rilis One Piece Episode 1165 Sub Indo di Bstation
Senin / 01-06-2026, 10:24 WIB
Aturan DHE SDA Terbaru Berlaku Besok, Purbaya Tegaskan Repatriasi Wajib 100 Persen di 2026
Senin / 01-06-2026, 10:24 WIB
Eksportir Patuh Aturan DHE SDA Bakal Dapat Insentif Resmi Terbaru 2026
Senin / 01-06-2026, 10:24 WIB
Gamer Wajib Klaim Tiga Kode Redeem Wuthering Waves Terbaru
Senin / 01-06-2026, 10:19 WIB
Purbaya Ungkap Dampak DSI ke Pasar Modal, Rekomendasi Saham Bank BUMN
Senin / 01-06-2026, 10:19 WIB
Waspada, Ini 5 Tanda Properti Overpriced yang Sering Menjebak Investor Pemula di 2026
Senin / 01-06-2026, 10:19 WIB






