Mengemudi di jalan tol tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga manajemen lajur yang benar.

Salah satu kesalahan umum adalah anggapan bahwa berjalan di lajur paling kanan diperbolehkan asalkan sudah mencapai batas kecepatan maksimal.

>>> CATL Siap Produksi Massal Baterai Sodium Ion untuk Kendaraan Listrik

Fenomena ini dikenal sebagai lane hogger, yaitu pengemudi yang bertahan di lajur kanan dengan alasan kecepatannya sudah menyentuh angka tertinggi pada rambu, misalnya 100 kilometer per jam (kpj).

Aturan Lajur Tol

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menegaskan bahwa pemikiran tersebut salah besar. "Lajur kanan itu lajur overtake (mendahului).

Kalau dia tidak overtake, dia kembali ke lajur biasa," ujarnya.

Manajemen lajur tol secara umum terbagi berdasarkan fungsi dan jenis kendaraan. Lajur paling kanan hanya digunakan khusus untuk mendahului.

Lajur tengah untuk kendaraan yang berjalan lebih cepat dari truk dan bus, sedangkan lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan berat seperti truk atau bus.

Batas Kecepatan dan Kondisi Jalan

Regulasi di Indonesia menetapkan batas atas berkendara di tol dalam kota maksimal 80 kpj. Sementara untuk tol luar kota, batas maksimal umumnya 100 kpj.

>>> Harga BBM Pertamina 1 Juni 2026: Dexlite dan Pertamina Dex Turun hingga Rp 3.000

Namun, Jusri mengingatkan bahwa angka 100 kpj tidak berlaku mutlak di sepanjang jalur tol luar kota.

"Dipahami kecepatan maksimal tol adalah 100 kpj, tapi tidak semua tol itu 100 kpj.

Ada yang 80 kpj pada lajur-lajur tol yang sempit dan membahayakan, atau pada saat tikungan keluar tol," kata Jusri.

Ia juga menekankan prinsip Speed for Condition, yaitu penyesuaian kecepatan berdasarkan faktor manusia, kendaraan, dan cuaca.

"Walaupun speed limit-nya 100 kpj, tetapi kalau situasi traffic atau kondisi cuaca tidak ideal, maka kita harus mengatur kecepatan kita.

Misalnya saat hujan, lari 80 kpj itu sudah termasuk cepat dan dianggap ngebut. Atau kalau mengantuk, jalan 30 kpj saja sudah terlalu cepat.

>>> Acura Legend V6 Langka dengan 30.000 Mil Muncul di Belanda

Pengemudi harus segera berhenti untuk istirahat di rest area," ucap Jusri.