Rudal China Diduga Jadi Penyebab Jatuhnya Jet F-15 AS di Iran
Insiden jatuhnya jet tempur F-15E Strike Eagle milik Amerika Serikat di wilayah Iran pada April lalu mulai menemukan titik terang.
Berdasarkan laporan terbaru, pesawat canggih tersebut diduga kuat jatuh akibat hantaman rudal panggul buatan China.
>>> Pemprov DKI Tiadakan Ganjil Genap pada Hari Lahir Pancasila
Kabar ini diungkapkan oleh tiga sumber yang memahami jalannya investigasi kepada media internasional. Penyelidikan masih terus dilakukan oleh pejabat militer AS untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa langka tersebut.
Dugaan Keterlibatan Teknologi Militer China
Pihak intelijen mencurigai bahwa China tidak hanya memasok rudal panggul, tetapi juga radar peringatan dini jarak jauh.
Radar jenis YLC-8B ini diklaim mampu melacak pesawat siluman yang dirancang anti-radar.
Peristiwa ini menjadi catatan sejarah militer karena merupakan pertama kalinya dalam beberapa dekade jet tempur AS berhasil dijatuhkan oleh serangan lawan.
Hal ini menjadi perhatian serius bagi keamanan alutsista Amerika Serikat di kancah global.
Presiden Donald Trump sebelumnya sempat memberikan pernyataan mengenai karakteristik senjata yang menjatuhkan pesawat tersebut.
Ia menyebut jet tempur itu terkena rudal pertahanan udara portabel atau sistem pertahanan udara panggul.
Berikut ringkasan spesifikasi rudal panggul yang diduga menjatuhkan jet F-15 AS:
- Dimensi panjang: sekitar 2,1 meter.
- Bobot senjata: sekitar 18 kilogram.
- Efektivitas biaya: solusi murah namun mematikan untuk pesawat terbang rendah.
- Mobilitas tinggi: mudah dibawa dan dioperasikan personel darat tanpa kendaraan berat.
Meskipun efisien, keberadaan senjata ini di tangan militer Iran menimbulkan polemik diplomatik. Terutama saat AS tengah berupaya meredam konflik melalui negosiasi dengan China.
>>> Cara Cek Bansos Kemensos 2026: Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru
Operasi Penyelamatan di Wilayah Pegunungan
Update Terbaru
Durasi Film Resident Evil Bocor, Penggemar Sebut 'Sempurna'
Kamis / 16-07-2026, 19:57 WIB
Kelompok Hak Digital Kecam Langkah Sony Hentikan Penjualan Game Fisik PlayStation
Kamis / 16-07-2026, 19:57 WIB
Epic Games Matikan Server Fortnite untuk Patch 41.20
Kamis / 16-07-2026, 19:56 WIB
Hasil Piala AFF Wanita: Sempat Unggul, Indonesia Ditahan Kamboja
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Transfer Uang ke Luar Negeri Pakai BRImo, Cashback Hingga Rp50 Ribu
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Bahlil Peringatkan KKN di Proyek LNG Masela Rp390 Triliun
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Spanduk Malvinas Bikin Argentina Terancam Sanksi FIFA, Investigasi Segera Dilakukan
Kamis / 16-07-2026, 19:50 WIB
Aviora Aesthetic Clinic Buka Klinik Baru di BSD, Perluas Akses Layanan Estetika
Kamis / 16-07-2026, 19:50 WIB
Messi Beberkan Rahasia Spanyol, Pengalaman di Barcelona Jadi Modal Argentina di Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Realme dan OnePlus Beralih ke ColorOS 17, Tinggalkan Realme UI dan OxygenOS
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Dukung Comeback Kim Soo Hyun Usai Skandal, Aksi Jung Hae In Picu Perdebatan
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
BAIC T1 Baru Dirakit Lokal pada 2027, Ini Alasannya
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Spanyol vs Argentina: Siapa Juara Kecepatan Internet?
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB







