Dua awak pesawat F-15 dilaporkan berhasil keluar menggunakan kursi pelontar sebelum jet menghantam tanah. Proses evakuasi mereka berlangsung penuh ketegangan karena berada di wilayah musuh.

Sang pilot berhasil diselamatkan dalam waktu tujuh jam setelah kejadian.

Sementara itu, petugas sistem persenjataan harus bersembunyi selama dua hari di kaki Pegunungan Zagros sebelum akhirnya dijemput tim penyelamat.

Respon Diplomatik dan Bantahan China

Isu pasokan senjata ini sensitif mengingat Presiden Xi Jinping sebelumnya telah memberikan jaminan kepada Trump.

Xi menjanjikan bahwa China tidak akan mengirimkan peralatan militer ke Iran selama konflik berlangsung.

Kedutaan Besar China dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Mereka menyatakan bahwa ekspor produk militer selalu diawasi ketat dan mematuhi hukum internasional serta peraturan kontrol ekspor.

Riwayat kerja sama militer China dan Iran mencakup penjualan rudal balistik, tank, artileri, dan jet tempur pada 1980-1990-an.

Pasca embargo PBB 2006, pengiriman senjata berat dihentikan dan beralih ke komponen serta teknologi. Saat ini, China diduga menyediakan akses data satelit dan sistem pertahanan udara portabel.

Meskipun ada pembatasan internasional, Iran telah mampu membangun industri pertahanan dalam negeri yang mandiri. Mereka sering mengembangkan persenjataan berdasarkan teknologi atau komponen dari mitra luar negeri.

>>> Cara Cek Status BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Terbaru 2026, Praktis Tanpa Ribet

Departemen Luar Negeri AS telah menjatuhkan sanksi kepada beberapa perusahaan satelit China. Perusahaan tersebut dituduh memberikan data citra satelit yang membantu Iran menargetkan pasukan Amerika di Timur Tengah.