Selama ini, Candi Borobudur dikenal sebagai lokasi utama perayaan Waisak di Indonesia. Namun, Kabupaten Karawang menyimpan situs bersejarah yang tak kalah penting, yaitu Percandian Batujaya.

Kompleks ini terletak di Kecamatan Batujaya dan Pakisjaya, Jawa Barat. Situs ini menyimpan jejak peradaban Buddha yang sangat tua di Nusantara.

>>> BMKG Prediksi Hujan Guyur Seluruh Wilayah Kota Bogor Hari Ini 1 Juni 2026

Lebih Tua dari Borobudur

Para ahli memperkirakan kompleks candi ini dibangun sejak abad ke-5 hingga ke-6 Masehi.

Hal ini menjadikan Batujaya sebagai salah satu situs Buddha tertua di Pulau Jawa, bahkan melampaui usia Candi Borobudur.

Keberadaan situs ini sering dikaitkan dengan masa kejayaan Kerajaan Tarumanegara. Kerajaan tersebut diketahui pernah berkembang pesat di wilayah Jawa Barat pada masa lampau.

Arsitektur di Tengah Persawahan

Situs Batujaya memiliki keunikan karena lokasinya berada tepat di tengah hamparan sawah. Struktur bangunan kuno ini tampak menyatu dengan pemandangan pedesaan yang asri.

Hingga saat ini, tercatat ada lebih dari 40 titik arkeologi yang telah teridentifikasi di kawasan tersebut.

Jumlah itu menunjukkan bahwa Batujaya dulunya merupakan pusat kegiatan keagamaan yang sangat besar.

Dua struktur utama yang menjadi pusat perhatian adalah Candi Jiwa dan Candi Blandongan.

Candi Jiwa merupakan bangunan tertua yang unik karena tidak memiliki tangga atau pintu masuk seperti candi pada umumnya.

>>> 30 Link Twibbon Hari Lahir Pancasila 2026, Desain Keren dan Paling Dicari

Sementara itu, Candi Blandongan memiliki struktur lebih tinggi dengan susunan bata merah yang masih kokoh.

Kedua bangunan ini menjadi ikon yang menggambarkan kemajuan teknik arsitektur pada masa peradaban awal di Jawa Barat.