Midea Indonesia resmi mengoperasikan pabrik kulkas terbesar di Indonesia yang berlokasi di kawasan industri Suryacipta, Karawang, Jawa Barat.

Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 150.000 meter persegi.

>>> Rekap Hari Kedua Indonesia Open 2026: Banyak Unggulan Tumbang

Fasilitas produksi ini dirancang dengan teknologi manufaktur modern untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dalam skala besar. Target kapasitas produksi mencapai lebih dari 2 juta unit kulkas setiap tahunnya.

Produksi Terintegrasi untuk Berbagai Jenis Kulkas

Pabrik ini menjadi yang pertama di Indonesia yang mengintegrasikan produksi kulkas tipe side-by-side dan chest freezer dalam satu kawasan.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari ekspansi manufaktur Midea di tanah air.

Sebelumnya, perusahaan telah membangun pabrik AC pada tahun 2024 dan pabrik mesin cuci pada 2025.

President Director PT Midea Electronics Indonesia, Jack Ding, menegaskan bahwa pembangunan pabrik ini adalah simbol komitmen perusahaan di Indonesia.

Investasi besar ini bertujuan memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen lokal secara berkelanjutan. Melalui operasional pabrik baru, Midea berupaya menghadirkan produk berkualitas dengan sistem pengiriman yang fleksibel.

>>> Jadwal 16 Besar Indonesia Open 2026: Jonatan Christie vs Alwi Farhan, Derbi di Istora

Layanan purnajual juga dipastikan menjadi lebih cepat dan fitur produk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Tujuan utama pengoperasian pabrik ini meliputi peningkatan kualitas produk, percepatan pengiriman, layanan konsumen yang responsif, dan fitur yang relevan.

Dampak Ekonomi dan Ekspor

Selain fokus pada pasar domestik, pabrik Karawang ini diproyeksikan menjadi basis produksi utama untuk pasar ekspor di Asia Tenggara.

Vice President PT Midea Electronics Indonesia, Michael Adisuhanto, menyatakan bahwa penguatan produksi lokal akan membuka peluang ekspor yang lebih luas.

Kehadiran pabrik ini juga menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan berkontribusi pada penghematan devisa karena mengurangi ketergantungan pada produk impor.

>>> PSSI Buka Suara Terkait Polemik Salah Tulis Nama Dimas Drajad di Piala AFF U-19 2026

Kolaborasi dengan mitra bisnis dan dealer diharapkan menjadi pondasi kuat bagi pertumbuhan perusahaan di masa depan.