Pejabat Gedung Putih mengonfirmasi adanya peluang deeskalasi yang cukup besar dalam waktu dekat. Kabar baik inilah yang mendorong investor untuk kembali berinvestasi pada aset berisiko di pasar modal.

Sentimen Positif dari Wall Street

Kondisi di bursa Asia juga dipengaruhi oleh performa impresif Wall Street pada penutupan perdagangan sebelumnya. Tiga indeks utama di Amerika Serikat berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Berikut ringkasan pergerakan indeks saham di bursa AS:

  • S&P 500: naik 0,58% ke 7.563,63.
  • Nasdaq Composite: naik 0,91% ke 26.917,47.
  • Dow Jones: naik 0,05% ke 50.668,97.

Tabel tersebut menunjukkan dominasi penguatan pada indeks berbasis teknologi. Investor tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi meskipun kondisi geopolitik masih dinamis.

Sektor Teknologi dan Tren Kecerdasan Buatan

Sektor teknologi menjadi motor utama penguatan pasar berkat euforia kecerdasan buatan (AI). Salah satu pemicunya adalah lonjakan saham Snowflake yang mencapai 36,5% dalam satu hari.

Perusahaan komputasi awan tersebut melaporkan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi analis.

Selain itu, Snowflake mengumumkan rencana investasi besar senilai US$6 miliar untuk layanan infrastruktur digital dalam lima tahun ke depan.

>>> Batas Setor dan Lapor PPN Masa April 2026 Mundur, Cek Jadwal Resmi

Langkah ekspansi besar ini memberikan sentimen positif bagi ekosistem teknologi global. Hal tersebut memperkuat keyakinan investor bahwa permintaan terhadap layanan berbasis data dan AI akan terus tumbuh pesat.