Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak memberikan imbauan khusus bagi jemaah haji Indonesia.

Pesan ini disampaikan setelah jemaah menyelesaikan puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

>>> Tabrakan Beruntun di Virginia: Bus Hantam Mobil, 5 Tewas

Dahnil menekankan bahwa masa pasca-Armuzna adalah fase penting untuk memulihkan kebugaran. Jemaah perlu beristirahat total sebelum melanjutkan ziarah ke Madinah atau persiapan pulang.

Berikut tips pemulihan stamina dari Wamenhaj:

  • Perbanyak istirahat di penginapan.
  • Hindari aktivitas di luar jadwal resmi yang menguras tenaga.
  • Konsumsi makanan bergizi dan vitamin.
  • Jaga hidrasi dengan minum cukup air.

Pemulihan fisik ini penting agar jemaah dapat menyelesaikan sisa ibadah dalam kondisi sehat.

Ketentuan Ketat bagi KBIHU

Dahnil juga memberikan instruksi tegas kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Para pendamping dan ketua rombongan diminta menjaga ketertiban selama di Arab Saudi.

>>> Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini 31 Mei 2026, Lengkap dari 24K hingga 5K

Penyelenggara dilarang mengadakan kegiatan tambahan di luar program resmi, seperti ziarah atau city tour berlebihan. Hal ini demi keamanan dan keselamatan jemaah.

Pemerintah menetapkan prosedur pelaporan: KBIHU dan ketua rombongan wajib melaporkan setiap aktivitas jemaah kepada pimpinan kloter. Pelanggaran akan dikenai sanksi tegas dari Kementerian Haji dan Umrah.

Pendamping jemaah harus berkoordinasi penuh terkait agenda tambahan di luar jadwal resmi. Setiap pergerakan massal harus mendapat izin otoritas terkait.

>>> IHSG Tertekan, Intip Daftar Saham Pilihan yang Paling Banyak Dicari 2026

Dahnil menegaskan koordinasi dengan pimpinan kloter adalah syarat mutlak. Pemerintah akan mengambil tindakan disiplin bagi yang melanggar aturan demi perlindungan maksimal jemaah.