Cara Mengatasi Brain Freeze

Amaal Starling, ahli saraf di Mayo Clinic, Minnesota, AS, menyarankan untuk mengatur kecepatan saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin.

>>> 58 Pasangan Jadi Korban WO Nakal, Kerugian Rp2,6 Miliar Mengejutkan Publik 2026

Beri jeda agar langit-langit mulut sedikit menghangat di antara tegukan atau gigitan.

Jika sudah terlanjur mengalami brain freeze, gunakan bagian bawah lidah untuk menghangatkan langit-langit mulut. Atau, gunakan jempol atau minuman hangat sebagai alternatif.

Starling juga mengingatkan bahwa makanan atau minuman dingin dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur, terutama pada pria paruh baya.

Kondisi ini disebut 'Cold Drink Heart' atau aritmia jantung.

Kapan Harus Waspada?

Jika Anda atau anak Anda mengalami brain freeze yang sangat menyakitkan, ada baiknya memeriksa riwayat sakit kepala.

Apa yang dianggap normal bisa jadi merupakan kondisi serius namun dapat diobati.

"Satu dari enam wanita menderita migrain, satu dari sebelas anak, dan satu dari 10 pria. Lebih dari 50% penderita migrain belum pernah membicarakan gejala mereka dengan dokter.

Padahal, ada diagnosis dan pengobatan yang tersedia," kata Starling.

Jadi, meskipun brain freeze umumnya tidak berbahaya, intensitas nyeri yang tinggi bisa menjadi sinyal untuk berkonsultasi dengan dokter.

>>> Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Gratis Batch 2, Daftar Sekarang

Jangan ragu untuk memeriksakan diri jika Anda sering mengalaminya.