Peristiwa amblesnya Jalan Raya Lenteng Agung di Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengungkap sejumlah fakta baru terkait kondisi infrastruktur bawah tanah.

Sebuah lubang besar dengan panjang sekitar 16 meter menganga di jalur yang mengarah ke Depok.

>>> Bestari Harap Jokowi Segera Deklarasi Resmi Gabung PSI, Publik Menanti Kejutan Terbaru 2026

Kejadian ini sempat memicu kepadatan arus lalu lintas yang cukup parah di sekitar lokasi.

Kendaraan dari arah Jakarta menuju Depok terpaksa mengantre karena sebagian besar badan jalan tidak dapat dilintasi.

Insiden Kendaraan Terperosok

Insiden ini tidak hanya menghambat lalu lintas, tetapi juga memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan sempat terperosok ke dalam lubang.

Momen jatuhnya pemotor tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.

Selain itu, sebuah truk milik Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan juga ikut terperosok di titik yang sama saat proses penanganan berlangsung.

Penyebab Utama Kerusakan

Berdasarkan hasil investigasi awal, amblesnya jalan raya ini diduga kuat dipicu oleh kerusakan pada saluran air atau drainase lama.

Struktur got di bawah jalan tersebut dikabarkan sudah mengalami kerusakan parah sehingga tidak mampu lagi menahan beban berat di atasnya.

Struktur drainase yang sudah berumur tua dan rapuh menyebabkan tanah di sekitarnya ikut merosot secara perlahan. Hal ini berdampak langsung pada runtuhnya permukaan aspal hingga membentuk lubang raksasa.

Rincian dimensi lubang yang terbentuk:

  • Lebar lubang: Mencapai sekitar 3 meter di permukaan jalan.
  • Kedalaman lubang: Diperkirakan sedalam 3 meter dari permukaan aspal.
  • Panjang area ambles: Membentang sekitar 16 meter di sepanjang jalur utama.

Data ini disampaikan oleh Kasatpel SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono, pada Jumat (29/5/2026). Pengukuran dilakukan untuk menentukan langkah penanganan teknis yang paling tepat.