Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menaruh harapan besar agar Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, segera mendeklarasikan status keanggotaannya secara resmi di hadapan publik.

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengungkapkan keinginan tersebut seiring dengan agenda kunjungan lapangan atau blusukan yang akan dilakukan Jokowi ke sejumlah daerah.

>>> Pensiunan Swasta: Kenapa Pesangon Rp385 Juta Ludes dalam 3 Tahun?

Bestari berharap Jokowi dapat memanfaatkan momen pertemuan dengan warga untuk mempertegas posisi politiknya saat ini.

Ia menginginkan ada pernyataan jelas bahwa Jokowi kini telah menjadi bagian dari keluarga besar PSI.

Pesan utama yang ingin disampaikan Bestari kepada masyarakat melalui Jokowi adalah status keanggotaan resmi Jokowi yang kini telah berlabuh di PSI.

Selain itu, pernyataan bahwa Jokowi tidak lagi memiliki keterikatan dengan partai politik sebelumnya, yakni PDI Perjuangan.

Harapan ini disampaikan agar publik mendapatkan kepastian mengenai arah politik mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Dampak Dukungan Jokowi bagi PSI

Internal PSI saat ini tengah menyambut antusias kehadiran Jokowi setelah satu dekade masa kepemimpinannya sebagai presiden berakhir.

Selama menjabat, Jokowi dinilai tidak pernah menyatakan dukungan terbuka kepada satu partai tertentu saja.

Kondisi tersebut membuat efek ekor jas atau coattail effect dari figur Jokowi sempat tersebar ke berbagai pihak. Namun, situasi kini berubah setelah dukungan tersebut dinyatakan secara terang-terangan.

Bestari menjelaskan bahwa semenjak dukungan terbuka tersebut muncul dalam agenda kongres maupun rakernas, minat masyarakat untuk bergabung ke PSI meningkat pesat.

>>> Progres Terbaru Tol Palembang-Jambi 2026: Target Rampung Makin Dekat

Banyak tokoh dan individu yang akhirnya memutuskan untuk ikut masuk ke dalam partai.