• Pengamanan Lokasi: Pemasangan plat baja sementara di atas area yang berisiko agar bisa dilalui kendaraan secara terbatas.
  • Pemasangan Pembatas: Penggunaan water barrier di sekitar lubang untuk mencegah kendaraan terperosok kembali.
  • Perbaikan Permanen: Pengerjaan fisik secara menyeluruh dijadwalkan dilakukan pada malam hari.
  • Koordinasi Lintas Dinas: Kerja sama intensif antara Dinas Bina Marga dan Dinas SDA untuk pembenahan total drainase.

Penanganan permanen sengaja dilakukan pada malam hari untuk menghindari kemacetan yang lebih parah.

Fokus petugas pada siang hari adalah membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas yang sempat terkendala oleh penutupan sebagian lajur.

Laporan dari Suku Dinas Bina Marga

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, memaparkan rincian koordinasi timnya sejak pertama kali menerima laporan.

Informasi pertama datang dari warga dan petugas PPSU pada Rabu, 27 Mei 2026 malam, yang menyebutkan ada jalan ambles cukup dalam.

Tim segera turun ke lokasi pada Kamis pagi untuk melakukan tindakan preventif dengan menambal jalan menggunakan material coldmix.

Namun, koordinasi langsung dilakukan dengan pihak SDA karena sumber masalah utama bukan pada aspal, melainkan pada sistem saluran air.

Hasil pantauan tim teknis di lapangan memastikan bahwa kondisi tanah di bawah lapisan aspal sudah benar-benar kosong atau berongga.

Fenomena ini dalam istilah teknis disebut kondisi "kopong," yang memerlukan penanganan struktur bawah tanah yang lebih serius.

Meski sudah dipasang pembatas pada sore hari, tekanan beban dari kendaraan yang melintas membuat kerusakan meluas secara cepat.

Menjelang Kamis malam, kerusakan telah memakan hampir dua lajur jalan utama sehingga penanganan total harus segera dieksekusi.

Data ringkasan penanganan kerusakan Jalan Lenteng Agung:

Waktu KejadianStatus KerusakanTindakan PetugasRabu MalamLaporan awal jalan ambles cukup dalamPenerimaan laporan warga dan PPSUKamis PagiPermukaan aspal mulai bergelombangSurvei bersama dan penambalan coldmixKamis SoreMuncul retakan baru dan lubang melebarPemasangan water barrier dan pengamananKamis MalamAmbles total di dua lajur jalanPenutupan jalur dan persiapan perbaikan permanen

Tabel di atas merangkum progres kerusakan jalan hingga menyebabkan gangguan total di jalur arah Depok.

Pihak berwenang mengimbau pengendara tetap berhati-hati dan mematuhi instruksi petugas selama proses pemulihan infrastruktur berlangsung.

Dinas SDA DKI Jakarta saat ini tengah memfokuskan perbaikan pada bagian crossing saluran air yang menjadi pemicu amblesnya jalan.

>>> Progres Terbaru Tol Palembang-Jambi 2026: Target Rampung Makin Dekat

Masyarakat diharapkan bisa mencari jalur alternatif guna menghindari potensi antrean kendaraan selama pengerjaan konstruksi berlangsung.