Sinyal ini berfungsi lintas browser karena lebih terikat pada perilaku sistem keras secara keseluruhan.

Hal ini menunjukkan bahwa browser modern yang semakin kompleks membuka celah kebocoran data yang tidak disengaja.

Keterbatasan dan Pencegahan

Penerapan FROST di dunia nyata masih memiliki keterbatasan.

Serangan ini membutuhkan pembuatan file minimal 1 GB, sehingga berpotensi disadari pengguna atau memicu peringatan ruang penyimpanan penuh.

Proses pelacakan hanya berlaku jika aplikasi target berada di SSD fisik yang sama. Metode ini baru diuji pada sistem Apple M2 dengan macOS dan Linux, belum pada Windows.

Hingga saat ini, belum ada indikasi teknik tersebut telah disalahgunakan di luar penelitian.

Tim akademisi menyarankan vendor browser seperti Google dan Microsoft membatasi penggunaan kapasitas OPFS atau memantau pola akses penyimpanan mencurigakan.

>>> Sinopsis Wrath of Man, Bioskop Trans TV 31 Mei 2026

Penelitian FROST akan dipresentasikan pada konferensi keamanan siber DIMVA pada bulan Juli mendatang.