Bali International Film Festival (Balinale) edisi ke-19 resmi mengumumkan 10 nama juri untuk tahun 2026.

Festival ini akan berlangsung pada 1 hingga 7 Juni 2026 di Icon Bali Mall XXI.

>>> Negara-Negara yang Melarang Masha and the Bear, Ini Alasannya

Dari Indonesia, dewan juri terdiri dari Yosep Anggi Noen, Marcella Zalianty, I Made Denny Chrisna Putra, Nirartha Bas Diwangkara, dan Shanty.

Kelima sineas ini diharapkan memberikan perspektif lokal yang kuat dalam penilaian.

Juri internasional meliputi Eros Zhao (AS), Joseph J. U.

Taylor (Selandia Baru), Denise Castelli, serta David Hanan dan Richard Todd dari Australia. Proses penilaian juga didampingi penasihat Donna Smith dan Dr. Lawrence Blair.

94 Film dari 38 Negara

Balinale 2026 akan menayangkan 94 judul film dari 38 negara. Terdapat 20 film dalam kategori World Premiere, 10 International Premiere, dan 26 Asian Premiere.

>>> Ria Ricis Bantah Pakai Piercing Usai Operasi Hidung, Ternyata Hanya Stiker

Sebanyak 26 film merupakan karya sineas Indonesia.

Penghargaan baru bernama Best Indonesian Short Tapestry of Indonesia diperkenalkan untuk merayakan keragaman budaya melalui film pendek.

Film pembuka adalah Euphoria karya Julian Rosefeldt, sedangkan film penutup adalah The End arahan Joshua Lincoln Oppenheimer.

Daftar film Narrative Feature dan Documentary Feature telah dirilis, termasuk Mon Ami (Tunisia), Aisha Can't Fly Away (Mesir), Death Drive (Korea Selatan), Sound of Falling (Jerman), Divia (Polandia/Ukraina/Belanda), The Madness of Moonlight (AS), The Rain Won't Let Us Fly (Spanyol), dan The Designer Is Dead (Spanyol).

>>> Haaland Siap Bawa Norwegia ke Piala Dunia 2026, Target Tak Sekadar Jadi Peserta

Festival ini diharapkan menjadi jembatan budaya dan perayaan kreativitas global.