Apa Itu Dewana? Istilah Bucin Sansekerta yang Viral dan Banyak Dicari 2026
Kata ini merupakan perpaduan antara "deva" yang berarti ilahi dan "svapne" yang berarti mimpi.
Hal ini merujuk pada visi ilahi yang menjadi pengalaman batin bagi seorang pujangga atau subjek cinta.
Ini merupakan sisi sublim dari kondisi dewana, terutama ketika perasaan tersebut tidak mendapatkan balasan.
Pada titik ini, seseorang melakukan apa yang disebut sebagai transendensi ego atau melampaui kepentingan diri sendiri.
Kondisi ini memungkinkan seseorang memerdekakan diri dari batasan pikiran dan identitas yang kaku.
Seseorang mampu melepaskan sifat mementingkan diri sendiri demi mencapai tingkat empati yang lebih luas. Kesadaran ini membawa seseorang untuk lebih peduli pada alam semesta dan makhluk hidup lainnya.
Filsuf Prancis, Jean-Paul Sartre, pernah mengulas mengenai transendensi ego dalam esainya yang diterbitkan pada tahun 1936.
Menurutnya, kesadaran manusia pada dasarnya murni dan kosong dari unsur "diri" atau ego.
Sartre berpendapat bahwa ego bukanlah sesuatu yang dibawa sejak lahir, melainkan objek yang berada di luar kesadaran. Ego baru terbentuk ketika kesadaran seseorang merenungkan pengalaman masa lalunya sendiri.
Pandangan Sartre ini merupakan kritik terhadap Edmund Husserl yang meyakini adanya "ego transendental" sebagai pusat kesadaran. Sartre justru melihat manusia memiliki kebebasan mutlak untuk menciptakan identitasnya.
Sartre bersama Simone de Beauvoir memandang cinta sebagai bagian dari kekuatan dewana yang mengakui kebebasan individu. Dewana yang autentik tidak akan menjadikan pasangan sebagai objek milik semata.
Sisi sublim dari dewana yang tidak terbalas terletak pada pemurnian perasaan dari motif transaksional.
Seseorang tidak lagi menuntut imbal balik atau keuntungan pribadi dari rasa cinta yang ia miliki.
Kekecewaan atau duka lara karena cinta justru diubah menjadi energi kreatif dan pencarian spiritual yang mendalam. Hal ini melahirkan keikhlasan pengorbanan tanpa adanya rasa penyesalan sedikit pun.
>>> IHSG Lompat 1,43%, Saham Konglomerat Bangkit pada 2026
Keagungan dewana yang bertepuk sebelah tangan terlihat jelas pada peleburan ego pelakunya. Ketika seseorang mencintai tanpa syarat dan tanpa harapan balasan, itu dianggap sebagai bentuk penghambaan spiritual tertinggi.
Update Terbaru
Produser id Software: Industri Game Tak Akan Lahirkan WoW atau Morrowind Lagi
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Headset Razer Kraken Kitty V3 Pro Termurah Sepanjang Sejarah, Diskon Rp 1,7 Juta
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Greater Tunb, Pulau Strategis di Teluk Persia yang Jadi Target Serangan AS
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Bellingham Keplak Pemain Argentina Usai Laga, Otamendi Turun Tangan
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Ridwan Kamil Resmi Jadi Ayah Arkana Aidan Misbach, PA Bandung Ketok Palu
Kamis / 16-07-2026, 08:14 WIB
Ketajaman Prediksi Masamune Shirow dalam Ghost in the Shell
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Tuchel Tak Menyesal Usai Inggris Kalah Dramatis dari Argentina
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Purbaya: Outlook Stabil S&P Bukan Hadiah, Tapi Hasil Kerja Pemerintah
Kamis / 16-07-2026, 08:11 WIB
Dee Valladares Nominasi Tiga Penghuni Big Brother Season 28
Kamis / 16-07-2026, 08:08 WIB
Taylor Frankie Paul Hadapi Gugatan DCFS Utah soal Perlindungan Anak
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Wacana SPP Kembali Diberlakukan di SMA/SMK Negeri Jabar Mengemuka
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
China Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Ungguli Neuralink
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB
Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Kutukan Ranking 1 FIFA Terhindarkan
Kamis / 16-07-2026, 08:07 WIB







