Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyerahkan satu ekor sapi jenis Crossing Simental seberat 868 kilogram sebagai hewan kurban di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, pada Rabu (27/5/2026).

Pembelian sapi jumbo untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tersebut dipastikan menggunakan dana pribadi, bukan bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

>>> Persib Bandung Terancam Kehilangan Federico Barba yang Dilirik Klub Yunani

Pengadaan hewan kurban ini memanfaatkan akumulasi bonus kerja serta simpanan tabungan yang awalnya dialokasikan untuk keberangkatan ibadah haji sang Bendahara Negara pada tahun ini.

"Yang di rumah juga dana pribadi, kan lumayan ada bonus. Jadi kita pakai di sini.

Terus kan enggak jadi haji. Jadi dikumpulkan di sini," ujar Purbaya.

Purbaya menceritakan bahwa rencana perjalanan ibadah hajinya terpaksa tertunda karena alasan tertentu, sehingga sisa tabungan tersebut dialihkan untuk menambah kuantitas hewan kurban.

>>> Harga Emas Perhiasan 28 Mei 2026 Stabil di Raja Emas Indonesia

Selain menyumbang di Masjid Salahuddin, ia juga menyalurkan satu ekor sapi lagi untuk disembelih di lingkungan tempat tinggal pribadinya di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan.

"Sedih, tapi memang bukan rezeki, mudah-mudahan tahun depan bisa," ungkap Purbaya.

Purbaya menekankan pentingnya Idul Adha bagi seluruh jajaran pegawai Kementerian Keuangan serta masyarakat umum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan menegakkan keadilan sosial.

>>> Dishub DKI Jakarta Tiadakan Car Free Day Akhir Pekan Ini karena Waisak

Aktivitas berbagi melalui hewan kurban ini dinilai menjadi cerminan nyata dari semangat gotong royong guna membantu masyarakat yang membutuhkan.