Timnas Inggris berhasil melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 di Miami.

Namun, kemenangan tersebut justru diwarnai ketegangan antara pelatih Thomas Tuchel dan gelandang Jude Bellingham.

>>> Harga Emas Antam Turun Rp20.000, Jadi Rp2.635.000 per Gram

Bellingham menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol kemenangan. Performa impresif itu membawa Inggris menantang Argentina di babak empat besar.

Kritik Tuchel Picu Reaksi Bellingham

Meski lolos, Tuchel secara terbuka mengkritik penampilan timnya. “Hasilnya fantastis, tapi saya tidak puas dengan performa.

Kami terlalu ceroboh, banyak kesalahan teknis, kurang cepat dan tidak konsisten,” ujarnya.

Pelatih asal Jerman itu bahkan menilai timnya beruntung bisa menang. Tuchel menegaskan Inggris membuat situasi menjadi sulit karena kesalahan sendiri sepanjang pertandingan.

Komentar tersebut rupanya tidak diterima baik oleh Bellingham. Gelandang Real Madrid itu merespons singkat namun tajam saat ditanya soal kritik pelatihnya.

>>> Rupiah Dibuka Anjlok ke Rp18.119 per Dolar AS

“Ya, terserah. Tidak masalah,” ucap Bellingham dengan gestur yang disebut media Inggris menunjukkan ketidaksenangan.

Tak berhenti di situ, Bellingham memberikan balasan lebih tegas.

“Mungkin dia tidak tahu bagaimana rasanya bermain dalam kondisi seperti itu melawan Haaland, Odegaard, Nusa, dan Sorloth,” katanya.

Ia juga membela rekan-rekannya dan menilai kemenangan tidak selalu harus diraih dengan permainan indah. “Kadang Anda harus menang dengan cara sulit, dan kami melakukannya,” tegasnya.

>>> Dari Ijazah ke Skripsi ke KKN: Tuduhan Tifa-Roy Suryo Melebar

Bellingham menekankan aspek mental sebagai kunci kemenangan Inggris. Menurutnya, kemampuan menghadapi tekanan dan bangkit dari situasi sulit menjadi faktor utama keberhasilan tim.