Jaksa Senior Indonesia Mundur Usai Rumah Digeledah dalam Kasus Korupsi
Seorang jaksa senior Indonesia mengundurkan diri pada Sabtu, 13 Juli 2026, setelah polisi melakukan penggeledahan di rumahnya sebagai bagian dari penyelidikan korupsi.
Dalam penggeledahan tersebut, polisi menyita uang tunai lebih dari US$20 juta dalam berbagai mata uang dan 74 kilogram emas batangan.
>>> Teks Khutbah Jumat 17 Juli 2026: Meletakkan Makna Jihad pada Posisinya di Era Digital
Febrie Adriansyah melepaskan jabatannya sebagai Kepala Jaksa Tindak Pidana Khusus di Kejaksaan Agung.
Pernyataan resmi Kejaksaan Agung menyebutkan bahwa ia mundur untuk menjaga netralitas selama penyelidikan polisi yang masih berlangsung.
Penggeledahan di 12 Lokasi
Tim kepolisian dari Bareskrim dan Polda Metro Jaya menggeledah 12 lokasi dan memeriksa 15 saksi selama sepekan terakhir.
Juru Bicara Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan petugas menyita emas batangan dan uang tunai senilai lebih dari US$20 juta dalam mata uang rupiah, dolar AS, dolar Singapura, dan riyal Saudi.
Budi Hermanto menambahkan bahwa polisi belum merinci detail penyelidikan atau tuduhan spesifik terhadap Febrie karena proses masih berjalan.
Sebelumnya, polisi menyatakan penggeledahan terkait dengan penyelidikan korupsi dan suap yang melibatkan perusahaan asuransi negara Jiwasraya dan Asabri.
>>> Ole Romeny Resmi Pinjam ke Fortuna Sittard, Targetkan Bangkit Kembali
Penyelidikan juga berkaitan dengan masalah pasokan batu bara untuk listrik yang menyebabkan pemadaman listrik baru-baru ini.
Pernyataan Sebelum Mundur
Sebelum mengundurkan diri, Febrie membantah melakukan kesalahan dan mengatakan tidak mengerti mengapa ia diperiksa terkait pemadaman listrik.
Setelah mundur, ia tidak menanggapi permintaan komentar.
Febrie sebelumnya memimpin penyelidikan pidana besar di Kejaksaan Agung, termasuk kasus korupsi tingkat tinggi yang melibatkan pendiri Gojek Nadiem Makarim dan mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong.
Ia juga terlibat dalam kasus impor bahan bakar ilegal di perusahaan energi negara Pertamina.
Selain itu, ia menjadi bagian dari satuan tugas kehutanan Presiden Prabowo Subianto yang mengambil alih perkebunan dan tambang dari perusahaan yang dituduh melanggar aturan penggunaan hutan.
>>> Ketegangan Tuchel dan Bellingham Warnai Lolosnya Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
Sebelum mundur, ia juga mengawasi penyelidikan korupsi di Badan Gizi Nasional yang menjalankan program makan siang gratis di sekolah.
Update Terbaru
Harga Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2 Bocor, Dukung Bluetooth 6.0
Senin / 13-07-2026, 12:18 WIB
Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Gratis Mulai 1 September
Senin / 13-07-2026, 12:18 WIB
Qarrar Firhand Cetak Sejarah, Juarai WSK Euro Series 2026
Senin / 13-07-2026, 12:17 WIB
Marvel Studios Rilis Konsep Ilustrasi Pertama Avengers Doomsday
Senin / 13-07-2026, 12:15 WIB
Mongol dan Agum Gumelar Hadiri Ibadah Pelepasan Jenazah Temon
Senin / 13-07-2026, 12:15 WIB
Peti Jenazah Temon Dibawa ke TPU Tanah Kusir usai Ibadah Pelepasan
Senin / 13-07-2026, 12:14 WIB
URBN Atom Link 10000mAh Power Bank 5-in-1 dengan Pengisian 20W dan 15W Nirkabel Diluncurkan
Senin / 13-07-2026, 12:14 WIB
Apple Ubah Peta Jalan Chip M6, M7, M8 untuk Fokus pada AI
Senin / 13-07-2026, 12:14 WIB
Desa Pulu Pulihkan Lahan Banjir dengan Sereh Wangi, Hasilkan Minyak Atsiri Bernilai Ekspor
Senin / 13-07-2026, 12:14 WIB
5 Zodiak Beruntung Hari Ini 13 Juli 2026, Ada Gemini hingga Capricorn
Senin / 13-07-2026, 12:14 WIB
Cara Orang Cari Kerja Berubah, Perusahaan Harus Ikut Ubah Strategi Rekrutmen
Senin / 13-07-2026, 12:13 WIB
Cara Kerja Motor Hybrid dan Pilihan Termurah di Indonesia
Senin / 13-07-2026, 12:13 WIB
GAC Tembus 30 Juta Unit, Persaingan Mobil China di Indonesia Makin Ketat
Senin / 13-07-2026, 12:12 WIB
Sutradara End of Oak Street Buka Suara soal Rumor Spin-off Cloverfield
Senin / 13-07-2026, 12:08 WIB







