Sebelumnya, bursa kripto OKX merilis kartu pembayaran stablecoin untuk pelanggan di Eropa pada Januari 2026 melalui jaringan Mastercard.

Data internal OKX mengonfirmasi bahwa aktivitas belanja masyarakat mendominasi penggunaan kartu tersebut.

Transaksi terbesar berasal dari pemenuhan kebutuhan bahan makanan yang mengambil porsi sekitar 26% dari total volume.

Aktivitas makan di restoran menyumbang sekitar 18% dan belanja online mencakup 13% dari keseluruhan transaksi.

"Ketika kripto mulai digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli makan siang, maka adopsi pembayaran menjadi nyata," tulis tim OKX.

Visa bersama perusahaan fintech Bridge milik Stripe telah mengumumkan rencana pada Maret 2026 untuk meluncurkan kartu pembayaran berbasis stablecoin di lebih dari 100 negara.

Pada fase awal, program ini akan diimplementasikan di 18 negara yang mencakup kawasan Amerika Latin seperti Argentina, Kolombia, Ekuador, Meksiko, Peru, dan Chili.

>>> Alasan Psikologis Adegan Cringe di Film Tetap Bertahan

Selanjutnya, perluasan jangkauan layanan dijadwalkan ke wilayah Asia-Pasifik, Afrika, hingga Timur Tengah sampai akhir tahun 2026.