Dokter Tifa Pernah Bilang Jokowi Tak Pernah ke UGM, Kini Terbantahkan
Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir.
Setelah tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa membacakan nota eksepsi, Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, angkat bicara.
>>> Prabowo Hadiri Puncak Hari Koperasi meski Sedang Flu
Dian mengaku mengikuti jalannya persidangan, termasuk materi eksepsi yang diajukan. Meski menghormati hak terdakwa, ia menilai argumentasi tersebut sudah terlambat.
"Saya sudah simak eksepsi dari kuasa hukumnya kemarin. Kami hormati namun jika ditanya tanggapan, saya hanya bisa katakan sudah telat," kata Dian.
Menurut Dian, polemik yang dibangun Dokter Tifa tidak hanya soal dugaan ijazah palsu, tetapi juga menyentuh riwayat pendidikan Jokowi.
Ia mengingat pernyataan Dokter Tifa yang mempertanyakan perjalanan akademik Jokowi, bahkan menyebut Jokowi tidak pernah berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).
>>> Prabowo: Polisi dan Tentara Butuh Gaji Layak Agar Tak Peras Rakyat
"Selain soal ijazah, Dokter Tifa banyak mengungkit tentang kuliah Pak Jokowi. Bahkan pernah mengatakan Pak Jokowi tidak pernah menginjakkan kaki di UGM.
Gimana itu?" ujarnya.
Dian juga menanggapi perdebatan mengenai legal standing yang menjadi salah satu poin eksepsi. Menurutnya, seseorang yang merasa nama baiknya dirugikan berhak melaporkan ke aparat penegak hukum.
"Orang merasa dihina dan dicemarkan nama baiknya kok pertanyakan legal standing. Ya karena merasa, itu sebab seseorang laporkan rasanya itu ke APH," tegas dia.
>>> Viral Dinikahi Pria 80 Tahun, Wanita Ini Kerap Dikira Anak Kandung Suami
Sebelumnya, tim kuasa hukum Dokter Tifa dalam sidang eksepsi mempersoalkan kedudukan hukum Jokowi sebagai pelapor. Kubu terdakwa menilai terdapat kekeliruan dalam surat dakwaan.
Update Terbaru
Margaret Cho Olok-Olok Lindsey Graham Sesaat Setelah Kematiannya
Senin / 13-07-2026, 08:39 WIB
FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030 dengan Format 64 Tim
Senin / 13-07-2026, 08:38 WIB
Alisson Becker Buka Suara Usai Brasil Tersingkir, Isyaratkan Ingin Main di Piala Dunia 2030
Senin / 13-07-2026, 08:38 WIB
KPK Beberkan Alasan Tak Ambil Alih Kasus Batu Bara, Asabri, dan Krakatau Steel
Senin / 13-07-2026, 08:32 WIB
Eks Jampidsus Tersangka karena Jokowi? Pengamat Sebut Ada Politik Saling Sandera
Senin / 13-07-2026, 08:28 WIB
Mulai 1 September 2026, Garuda Indonesia Ganti Aturan Bagasi Gratis, Ini Rinciannya
Senin / 13-07-2026, 08:27 WIB
Prabowo: Semua Partai Banyak Patriot, Tapi Ada Juga 'Bajingannya'
Senin / 13-07-2026, 08:27 WIB
Ramalan Zodiak 13 Juli: Taurus Terlalu Santai, Aries Jangan Sembrono
Senin / 13-07-2026, 08:24 WIB
Viral Pengantin Gelar Nobar Piala Dunia 2026 demi Manjakan Tamu Undangan
Senin / 13-07-2026, 08:24 WIB
Petugas Samsat Bakal Datang ke Rumah, Belum Bayar Pajak Jangan Panik
Senin / 13-07-2026, 08:23 WIB
13 Tokoh Asing Masuk Daftar Target Balas Dendam Iran
Senin / 13-07-2026, 08:18 WIB
Mobil Listrik Baru di Jepang Lebih Murah dari Bekas, Kok Bisa?
Senin / 13-07-2026, 08:17 WIB
Messi Sanjung Timnas Argentina yang 'Tidak Normal' di Piala Dunia 2026
Senin / 13-07-2026, 08:17 WIB
Saham Pendulang Cuan Pekan Ini: Energi hingga Perbankan Bisa Dilirik
Senin / 13-07-2026, 08:15 WIB







