Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno secara resmi menutup Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/7) malam.

Pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara itu berlangsung selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026.

>>> Friends Kembali ke Netflix dan Langsung Masuk 10 Besar Global

Rano mengatakan Jakarta Fair bukan sekadar pameran, melainkan miniatur Jakarta yang memperlihatkan sinergi pemerintah, dunia usaha, UMKM, industri kreatif, dan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi kota.

"Alhamdulillah antusiasme masyarakat Jakarta dan bahkan dari luar Jakarta sangat tinggi. Terlihat pada penyelenggaraan tahun ini, Jakarta Fair dikunjungi lebih dari 6 juta pengunjung.

Transaksi menembus lebih dari Rp8 triliun," kata Rano.

Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026 Hartati Murdaya merinci total pengunjung mencapai 6,1 juta orang dengan transaksi penjual dan pembeli sebesar Rp8,2 triliun.

>>> Ukuran File Game Nintendo Switch 2 Terbaru: Fitness Boxing 3 11GB, Moss 10,7GB

Jumlah peserta pameran tahun ini meningkat menjadi 2.800 peserta dan 1.800 stand atau tenant. Komposisinya terdiri dari 55 persen sektor swasta dan 45 persen sektor UMKM.

Para peserta memamerkan berbagai produk unggulan dari sektor otomotif, gadget, komputer, alat olahraga, fashion, perlengkapan rumah tangga, furniture, elektronik, kuliner, industri kreatif, kerajinan tangan, herbal, perbankan, jasa, kosmetik, dan lainnya.

Rano menambahkan bahwa tahun depan Jakarta akan memasuki usia 500 tahun.

Ia berharap Jakarta Fair tahun depan hadir lebih besar, lebih meriah, lebih inovatif, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

>>> Viral Ikat Rambut Erling Haaland, Fans Borong Edisi Khusus Piala Dunia

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai salah satu kado terbaik untuk menyambut 500 tahun kota Jakarta, sekaligus mendukung pertumbuhan Jakarta sebagai kota global," ujar Rano.