Bakteri Thermus javaensis Ditemukan di Sukabumi, Berpotensi untuk Industri Pangan hingga Kosmetik
Karena itu kami membutuhkan medium khusus untuk menemukan bakteri ini agar bisa hidup di dalam laboratorium pada suhu 65 derajat," lanjutnya.
Potensi Enzim Tahan Panas
Kelebihan utama Thermus javaensis terletak pada ketahanan enzim yang diproduksinya. Enzim tersebut tetap stabil meski dioperasikan dalam kondisi suhu ekstrem.
Kelompok enzim karbohidrase yang dihasilkan bakteri ini bernilai tinggi bagi sektor industri. "Jadi seperti enzim-enzim karbohidrase yang sangat tertinggi di industri, itu bisa dihasilkan oleh bakteri ini," katanya.
Karbohidrase adalah enzim yang lazim dipakai pada industri fermentasi dan makanan. Kemampuannya mengurai karbohidrat kompleks menjadi senyawa lebih sederhana.
>>> BEI Intensif Berdiskusi dengan MSCI dan FTSE untuk Dongkrak Investasi Asing
Karakteristik ini membuat peluang pemanfaatan bakteri menjadi luas, mencakup bidang kesehatan, pangan, industri, serta pengelolaan lingkungan.
"Industri pangan, kesehatan, atau industri dan lingkungan, iya," ujar Prof Wellyzar.
Spesies dari kelompok Thermus di luar negeri telah diaplikasikan untuk produk kecantikan, khususnya sebagai formula anti-penuaan dini.
"Kemudian kalau di luar negeri, spesies dari Thermus itu digunakan untuk anti-aging, dan dia juga bisa, karena bakterinya bisa panas, dia juga bisa mem-boosting kolagen dalam kulit," katanya.
Potensi tersebut membuka peluang bagi pemanfaatan Thermus javaensis dalam industri kosmetik nasional. "Jadi ini ke depannya bisa juga dimanfaatkan dari sisi industri kosmetik juga," lanjutnya.
Selain itu, bakteri ini mampu memproduksi variasi enzim lain yang berfungsi mengurai material polimer yang sulit didegradasi.
"Enzimnya itu, dia bisa menghasilkan berbagai macam enzim, seperti amilase, kitinase, silahase, enzim-enzim yang memang didegradasi, berbagai macam polimer, yang selama ini sulit didegradasi," ujarnya.
Ketahanan pada suhu tinggi membuat enzim dari mikroba ini tetap stabil walaupun dioperasikan dalam lingkungan ekstrem.
Update Terbaru
Sinopsis Medieval di Bioskop Trans TV Hari ini 13 Juli 2026
Senin / 13-07-2026, 09:45 WIB
Dosen Kimia Ivan Barton Pimpin Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol
Senin / 13-07-2026, 09:38 WIB
Gol Julian Alvarez di Piala Dunia 2026: Dari Sudut Sempit, Peluang 3% Jadi Kemenangan
Senin / 13-07-2026, 09:38 WIB
Roy Suryo vs Tifa di Kasus Ijazah: Sama-Sama Untungkan Jokowi?
Senin / 13-07-2026, 09:33 WIB
Ruben Onsu Akui Lelah Pura-pura Bahagia Selama Menikah dengan Sarwendah
Senin / 13-07-2026, 09:32 WIB
Roy Suryo Cs Bebas, Jokowi Tak Wajib Tunjukkan Ijazah
Senin / 13-07-2026, 09:28 WIB
Mahfud MD Apresiasi Polisi Cepat Limpahkan Kasus Eks Jampidsus ke Kejagung
Senin / 13-07-2026, 09:27 WIB
Bocoran iQOO 16: Baterai 8.500 mAh, Speaker Ganda, dan Motor X-Axis
Senin / 13-07-2026, 09:27 WIB
Dokter Bedah Plastik Ungkap 5 Makanan yang Bikin Wajah Kurang Atraktif
Senin / 13-07-2026, 09:24 WIB
Persaingan Nike dan Adidas di Piala Dunia 2026: Siapa Unggul?
Senin / 13-07-2026, 09:24 WIB
Kiandra Ramadhipa Juara di Sachsenring, Indonesia Raya Berkumandang
Senin / 13-07-2026, 09:23 WIB
Alasan Remaja Rawan Kecelakaan saat Berkendara, Bukan soal Bisa Nyetir
Senin / 13-07-2026, 09:18 WIB
Gempa M5,4 Guncang Buol, Satu Pasien RS Tewas
Senin / 13-07-2026, 09:17 WIB
Momen Inggris Kalah Adu Penalti dari Argentina, Beckham Kartu Merah
Senin / 13-07-2026, 09:17 WIB







