Jemaah Haji Hadapi Suhu Ekstrem 49 Derajat Celsius di Mina
Jutaan jemaah haji dari berbagai negara kini tengah menjalani fase krusial di Mina, Arab Saudi.
Setelah menyelesaikan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah pada Selasa (26/5) malam, mereka mulai melempar Jumrah Aqabah.
>>> Indonesia Ekspor 100 Ton Jagung Bengkayang ke Malaysia
Prosesi ibadah ini harus dijalani di bawah suhu udara ekstrem yang mencapai 49 derajat Celsius. Kondisi ini menjadi tantangan fisik berat bagi para jemaah.
Jarak Tempuh dan Alternatif bagi Lansia
Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah KBIHU Ibnu Mas'ud Aceh, Abdullah AR, menjelaskan bahwa jarak dari tenda ke lokasi Jamarat berkisar 3 hingga 4,5 kilometer.
Perjalanan pulang-pergi mencapai 6 hingga 10 kilometer, tergantung lokasi tenda.
Tidak ada akses kendaraan di jalur tersebut, sehingga jemaah harus berjalan kaki. Abdullah menambahkan bahwa momen berat ini merupakan napak tilas perjuangan Rasulullah SAW dan para nabi terdahulu.
Jemaah lansia, uzur, atau yang kondisi kesehatannya tidak stabil disarankan mewakilkan lempar jumrah kepada orang lain. Langkah alternatif ini diambil untuk menjaga keselamatan mereka.
Dampak Cuaca Panas terhadap Kesehatan
Cuaca panas ekstrem mulai memengaruhi kondisi jemaah. Udara kering memicu gangguan tenggorokan dan batuk-batuk secara massal.
Abdullah AR sendiri mengalami gangguan tenggorokan yang memengaruhi suaranya.
Ia menekankan pentingnya disiplin menerapkan pola hidup sehat, terutama bagi jemaah asal Indonesia. Mengonsumsi air putih dalam jumlah banyak sangat dianjurkan untuk mencegah dehidrasi.
>>> Polisi Tangkap Pimpinan Ponpes Pedang Ati Pekalongan Terkait Dugaan Asusila
Jemaah juga diminta menghindari aktivitas di luar tenda yang tidak mendesak.
"Haji adalah ibadah fisik yang memerlukan energi memadai.
Kami berharap semua jemaah dapat menjaga kebugaran hingga rangkaian ibadah selesai dan mencapai haji yang mabrur," ujar Abdullah.
Pengawasan Petugas dan Statistik
Kuota haji global tahun ini mencatat lebih dari 3 juta jemaah.
Indonesia menjadi negara pengirim jemaah terbesar dengan total 221.000 orang, termasuk 5.426 dari embarkasi Aceh (BTJ).
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) terus memantau pergerakan jemaah. Pos-pos layanan kesehatan disiagakan di sepanjang jalur Jamarat untuk mengantisipasi kelelahan akut atau heatstroke.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyatakan bahwa seluruh tahapan pergerakan berjalan sesuai skema operasional.
>>> Doa Setelah Sholat Idul Adha yang Dianjurkan untuk Dibaca
Namun, tantangan transportasi kaki membuat sejumlah jemaah lansia asal Brebes terpaksa mewakilkan lontar jumrah karena keterbatasan fisik pascawukuf.
Update Terbaru
Ayu Ting Ting Siapkan Dana Khusus untuk Nonton Konser BTS di Busan
Kamis / 28-05-2026, 04:03 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 29 – 31 Mei 2026
Kamis / 28-05-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 29 – 31 Mei 2026
Kamis / 28-05-2026, 04:00 WIB
Surya Insomnia Ungkap Kunci Sukses Bertahan di Industri Hiburan
Kamis / 28-05-2026, 03:59 WIB
Cara Plotting Bidang Tanah Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku
Kamis / 28-05-2026, 03:59 WIB
Cara Pakai TikTok PayLater untuk Belanja Online di TikTok Shop
Kamis / 28-05-2026, 03:59 WIB
5 Rahasia Bikin Sate Kambing Empuk, Juicy, dan Anti Prengus
Kamis / 28-05-2026, 03:59 WIB
PUBG MOBILE dan Blue Lock Hadirkan Kolaborasi Anime Terbaru
Kamis / 28-05-2026, 03:59 WIB
Kuroo Tetsuro Pilih Karier di Belakang Layar Asosiasi Voli Jepang
Kamis / 28-05-2026, 03:59 WIB
Jadwal Rilis Lookism Chapter 610: Tanggal, Waktu, dan Tempat Baca
Kamis / 28-05-2026, 03:58 WIB
10 Makanan Pemicu Asam Urat yang Perlu Dihindari
Kamis / 28-05-2026, 03:58 WIB
4 Cara Mudah Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing di Tangan
Kamis / 28-05-2026, 03:58 WIB
Dorohedoro Season 3 Resmi Diumumkan, Dapat Ilustrasi Baru dari Sutradara
Kamis / 28-05-2026, 03:58 WIB
Menelusuri Jejak MyGO!!!!! di Kota Hayama Lewat MV Egakumirai
Kamis / 28-05-2026, 03:54 WIB






