Momen Idul Adha identik dengan hidangan daging kurban. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan serius.

dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi-hepatologi dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, mengingatkan beberapa risiko.

>>> Cara Membuat Serundeng Daging Sapi Olahan Kurban Praktis

"Yang harus diwaspadai adalah terjadinya hipertensi, mungkin peningkatan asam urat, penyakit asam urat, dan kadang-kadang ada beberapa kasus peningkatan kolesterol," katanya.

Penggunaan garam berlebih saat mengolah daging juga berbahaya. Risiko ini tinggi bagi penderita diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol.

Tips Konsumsi Daging Kurban yang Aman

Pengaturan porsi asupan daging kurban sangat penting.

"Konsepnya adalah yang penting jangan berlebih, makan seperti biasa, jangan berlebih, kemudian bagaimana cara memasaknya," ujar dr Aru.

>>> 7 Resep Olahan Daging Kambing yang Variatif dan Lezat

Ia menyarankan untuk tidak terlalu asin dan menghindari olahan berlemak.

Hidangan seperti rendang sebenarnya tidak masalah, asal tidak diolah dengan santan terlalu banyak hingga menjadi sangat berlemak dan berminyak.

Cara pengolahan yang kurang tepat dapat memicu gangguan metabolik. Ini termasuk kenaikan kolesterol, asam urat, hingga hipertensi.

>>> Habib Usman bin Yahya Siapkan 26 Sapi Kurban Idul Adha

Bagi yang memiliki gangguan kesehatan, dr Aru menyarankan untuk tidak memakan daging kurban jika tidak memungkinkan. Risiko kesehatan sebenarnya dapat dikelola dengan menjaga pola makan yang baik.