Gangguan Logistik Selat Hormuz Pangkas Ekspor Perhiasan Nasional
Arus ekspor komoditas perhiasan nasional mengalami penurunan signifikan akibat hambatan logistik di kawasan Selat Hormuz pada Mei 2026.
Konflik geopolitik global dan restriksi dagang internasional mulai menekan performa sektor riil di dalam negeri.
>>> Alwi Farhan Lolos ke Babak 16 Besar Singapura Terbuka 2026
Kementerian Perindustrian RI mengungkapkan bahwa gangguan stabilitas di jalur maritim vital tersebut memicu draf koreksi performa pada klaster industri aneka.
Padahal, sektor tersebut konsisten bertahan dalam zona ekspansi positif selama beberapa bulan sebelumnya.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, memaparkan bahwa pertumbuhan klaster industri aneka selama ini ditopang oleh sektor produksi alat olahraga serta manufaktur perhiasan.
"Jadi pertumbuhan ini disupport oleh kenaikan permintaan luar negeri untuk sektor alat olahraga dan juga perhiasan," jelas Reni dalam konferensi pers pembaruan data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Mei 2026 di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Eskalasi bersenjata yang memicu hambatan pelayaran di Selat Hormuz secara otomatis memotong jalur logistik utama pengiriman barang.
Kondisi ini memaksa pelaku usaha perhiasan lokal menghadapi pembatalan kontrak atau penundaan pengapalan yang merugikan nilai devisa ekspor.
"Jadi kami menyampaikan memang dampak dari penutupan Selat Hormuz ini yang memang berdampak ke ekspor perhiasan kita. Jadi ekspor perhiasan menurun," ulasnya.
>>> KPK Fasilitasi 52 Tahanan Korupsi Salat Iduladha di Jakarta
Kondisi industri perhiasan tanah air kian pelik menyusul adanya draf tantangan regulasi baru dari India.
Negara tersebut selama ini tercatat sebagai salah satu mitra tujuan ekspor utama untuk produk emas dan permata asal Indonesia.
"Nah, ini juga menjadi perhatian kami ketika ada pemerintah India nih sekarang sudah melarang apa namanya konsumennya untuk beli emas," imbuh Reni.
Menghadapi pukulan ganda tersebut, Kemenperin langsung mengambil langkah taktis dengan memfasilitasi pelaku industri perhiasan nasional untuk melakukan diversifikasi pasar secara masif.
Langkah ini bertujuan agar produsen lokal dapat segera melepaskan ketergantungan dari negara tujuan konvensional.
Reni menegaskan bahwa pemetaan pasar alternatif kini diarahkan pada wilayah nontradisional yang memiliki daya beli tinggi namun posisinya aman dari dampak langsung konflik militer.
>>> Pemerintah Pangkas Pajak Royalti Penulis Jadi 1,5 Persen Final
"Kita melihat pasar-pasar nontradisional yang potensial, seperti ke beberapa negara di Timur Tengah lainnya yang tidak terdampak konflik secara langsung, negara-negara Eropa, dan juga Amerika Serikat," pungkas Reni optimis.
Update Terbaru
Gerindra Minta Maaf soal Logo Partai di Poster BYD
Rabu / 27-05-2026, 02:14 WIB
Korlantas Polri Kembangkan SIM Digital untuk Permudah Masyarakat
Rabu / 27-05-2026, 02:14 WIB
BYD Pajang SUV Mewah Denza B8 di Diler Jakarta, Belum Dijual
Rabu / 27-05-2026, 02:14 WIB
Jaecoo Ungkap Pola Berkendara Agresif Mempercepat Kerusakan Baterai Mobil Listrik
Rabu / 27-05-2026, 02:14 WIB
GWM Indonesia Jajaki Peluang Hadirkan PHEV pada Tank 300 dan Tank 500
Rabu / 27-05-2026, 02:14 WIB
Idris Elba Pastikan Tak Pernah Masuk Bursa Calon James Bond
Rabu / 27-05-2026, 02:14 WIB
Ahmad Dhani Ungkap Alasan Pertahankan Hak Asuh Anak dan Kisah Rumah Tangganya
Rabu / 27-05-2026, 02:13 WIB
Perabot Rumah Ini Sebaiknya Dipindah saat Iduladha Menurut Feng Shui
Rabu / 27-05-2026, 02:13 WIB
Ferrari Luncurkan Luce, Mobil Listrik Pertama dengan Kapasitas Lima Penumpang
Rabu / 27-05-2026, 02:13 WIB
Piaggio Indonesia Luncurkan Vespa 80th Anniversary Edisi Terbatas
Rabu / 27-05-2026, 02:13 WIB
Honda Resmi Luncurkan Mobil Listrik Mungil Sporty Super One
Rabu / 27-05-2026, 02:09 WIB
PT Piaggio Indonesia Resmi Luncurkan Vespa GTS 250
Rabu / 27-05-2026, 02:09 WIB
Korlantas Polri Terbitkan SIM Digital demi Cegah Pemalsuan Dokumen
Rabu / 27-05-2026, 02:09 WIB
Hindari Banting Setang Spontan Saat Motor Hadapi Jalan Berlubang
Rabu / 27-05-2026, 02:09 WIB






