Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, bersiap menghadapi ancaman terbesar dari Norwegia: Erling Haaland.

Kedua tim akan bertemu di perempat final Piala Dunia di Miami pada Sabtu (16/6) waktu setempat.

>>> Cara Cek Estimasi Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026

Haaland telah mencetak tujuh gol dalam empat penampilan di turnamen ini, termasuk dua gol yang membawa Norwegia mengalahkan Brasil 2-1 di babak 16 besar.

Itu adalah pertama kalinya Norwegia melaju sejauh ini di Piala Dunia.

Tuchel memiliki pengalaman pahit menghadapi Haaland.

Saat melatih Paris Saint-Germain pada 2019-20, Haaland mencetak dua gol untuk Dortmund di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Kemudian saat di Bayern Munich pada 2022-23, Haaland kembali mencetak gol di kedua leg perempat final untuk Manchester City.

Tekanan dan Favorit

Haaland dengan santai menekankan bahwa Inggris adalah favorit. "Ada beberapa favorit yang jelas dan Inggris adalah salah satunya.

Jadi saya pikir kalian (media) harus memberikan semua tekanan pada pemain Inggris," ujarnya.

Tuchel menolak anggapan itu. "Norwegia tampil di atas ekspektasi.

Tapi secara internal mereka tahu betapa bagusnya mereka. Mereka sudah membuktikannya dengan menyingkirkan negara besar di panggung besar.

Mulai saat itu, tidak ada lagi yang namanya favorit," kata Tuchel.

Pelatih asal Jerman itu menegaskan timnya tidak gentar. "Saya mengerti situasi mereka lebih ringan dan mereka bisa menikmati gelombang ini.

Tapi kami tidak berpikir seperti itu dan saya tidak merasa pemain kami bermain dengan ketakutan. Saya tidak merasakan beban jersey ini.

Sekarang kami jalan. Tidak peduli siapa di sisi lain, tidak peduli apakah kami favorit atau tidak," tegasnya.