AS Bombardir 90 Target Militer Iran dalam Serangan Terbaru
Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan besar-besaran ke Iran. Kali ini, sebanyak 90 target militer dibombardir di berbagai wilayah negara tersebut.
Pusat Komando AS untuk Timur Tengah (CENTCOM) mengumumkan serangan tambahan pada Rabu (8/7) waktu setempat.
>>> Head to Head Prancis vs Maroko: Les Bleus Unggul Telak
Langkah ini disebut untuk melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal komersial di Selat Hormuz.
Target serangan meliputi sistem pertahanan udara, aset pengawasan pantai, lokasi penyimpanan rudal dan drone, kemampuan angkatan laut, serta infrastruktur logistik militer di sepanjang pesisir Iran.
Serangan terbaru ini merupakan lanjutan dari operasi sebelumnya.
Pada Selasa (7/7), CENTCOM menyerang sekitar 80 target militer Iran, termasuk puluhan kapal kecil milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
>>> Alan Roden Pukul Walk-Off Single, Twins Kalahkan Guardians 6-5
Serangan tersebut dipicu oleh insiden penyerangan terhadap tiga kapal komersial di Selat Hormuz pada Selasa. Kapal berbendara Arab Saudi, Liberia, dan Kepulauan Marshall menjadi sasaran.
Seorang pejabat AS menyebut serangan terhadap kapal-kapal itu sebagai pelanggaran berat terhadap nota kesepahaman damai AS-Iran yang ditandatangani pada 17 Juni lalu.
Sebagai tanggapan, AS melancarkan serangan ke sejumlah wilayah pesisir Iran, termasuk Sirik, Bandar Abbas, Bushehr, Chabahar, Jask, dan Pulau Abu Musa.
Setidaknya satu orang tewas di Iranshahr dan sejumlah orang terluka di Ahvaz.
>>> Pegolf Legendaris Tiba di Akron untuk Kejuaraan Firestone Terakhir
CENTCOM menegaskan pasukan AS tetap waspada dan siap melaksanakan operasi sesuai perintah Panglima Tertinggi, Donald Trump.
Update Terbaru
Atlet Buffet Elite: Strategi Jitu Menaklukkan All-You-Can-Eat ala Inggris
Kamis / 09-07-2026, 14:04 WIB
KPK Kembali Panggil Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Hari Ini
Kamis / 09-07-2026, 14:03 WIB
Rupiah Tembus Rp18.102 per Dolar AS, Tembus Level Psikologis
Kamis / 09-07-2026, 14:03 WIB
Geger MNC Tower! Branch Manager MNC Bank Jadi Korban Dugaan Penganiayaan Berat dan Pelecehan, Kuasa Hukum Buka Suara
Kamis / 09-07-2026, 14:01 WIB
Kekacauan di Pemilu Senat Maine Ancam Peluang Demokrat Jadikan Trump Bebek Lumpuh
Kamis / 09-07-2026, 14:01 WIB
Cara Dapatkan Skin Langka Eksklusif di Event Anniversary Free Fire ke-9
Kamis / 09-07-2026, 14:00 WIB
Menteri UMKM: Mayoritas Driver Ojol Pilih Jadi Pengusaha Mikro
Kamis / 09-07-2026, 14:00 WIB
Chery Tiggo Cross CSH Terbakar di Bandung Akibat Kain Perca
Kamis / 09-07-2026, 14:00 WIB
PBVSI Lepas Timnas Voli Senior dan U-18 ke Dua Turnamen Internasional
Kamis / 09-07-2026, 14:00 WIB
Marine Le Pen Diizinkan Nyapres Prancis Meski Terjerat Korupsi
Kamis / 09-07-2026, 14:00 WIB
KPK: Ketua DPRD Kuansing Diduga Tahu Praktik Korup Bupati
Kamis / 09-07-2026, 14:00 WIB
Bomber Polandia Patryk Klimala Bantah Rumor Gabung Persib Bandung
Kamis / 09-07-2026, 13:59 WIB
Saibari Resmi Absen saat Maroko Hadapi Prancis, Singa Atlas Tetap Percaya Diri
Kamis / 09-07-2026, 13:58 WIB
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar dalam Kasus Asuransi Jiwa Prolife
Kamis / 09-07-2026, 13:58 WIB







