BPOM Ungkap Strategi Biar Anak Muda Doyan Jamu: Butuh Inovasi Terkini
Ketua BPOM RI Taruna Ikrar mengungkapkan industri jamu membutuhkan peran anak muda untuk berkembang dan mendunia. Dukungan regulasi dan inovasi produk juga diperlukan agar tetap relevan.
Taruna menegaskan pembuktian ilmiah melalui uji praklinik dan klinik diperlukan agar khasiat obat bahan alam terbukti objektif. Hal ini agar jamu dapat diterima dalam sistem pelayanan kesehatan modern.
"Kita juga membutuhkan inovasi teknologi farmasi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk Jamu," ujarnya dalam CNBC Indonesia Health Forum, Selasa (26/5/2026).
Melalui teknologi modern, formulasi herbal dapat dibuat lebih stabil dan nyaman dikonsumsi. Inovasi ini diharapkan membuat jamu lebih diterima oleh generasi muda.
Inovasi juga diperlukan dari sisi pemasaran. Kini semakin banyak kafe jamu yang digandrungi anak muda, menyajikan jamu sebagai minuman kekinian dengan rasa enak.
"Ini merupakan perkembangan positif. Artinya Jamu berhasil beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan akar budayanya," ungkap Taruna.
>>> Sosok Eka Rismayanti, Pemilik Marwah Catering yang Diduga Tipu Pasangan Pengantin di Bekasi
BPOM berperan strategis dari hulu ke hilir, mulai dari regulasi, sertifikasi sarana produksi, hingga evaluasi keamanan, mutu, dan khasiat produk.
Regulasi diarahkan menjadi lebih adaptif dan berbasis risiko.
"Regulasi tidak hanya memberikan perlindungan kepada masyarakat, tetapi juga meningkatkan daya saing produk herbal Indonesia di pasar global," kata Taruna.
BPOM juga mempercepat layanan perizinan melalui inovasi digital, seperti layanan nomor izin edar Tuntas. Layanan ini memungkinkan penerbitan izin edar dalam satu hari jika persyaratan terpenuhi.
>>> BPOM Ungkap Potensi Jamu untuk Kesehatan Modern dan Pasar Global
"Kami juga mengembangkan proaksi berpadu, program akselerasi bersama registrasi dan pendampingan terpadu," tegasnya.
Update Terbaru
Sarah Ayoub: Mengasuh Anak sebagai Praktik Kreatif yang Vital
Sabtu / 11-07-2026, 00:22 WIB
Polisi Selidiki Kematian Mencurigakan Mantan Anggota Parlemen Ann Widdecombe
Sabtu / 11-07-2026, 00:22 WIB
Tiga Lembaga Beri Sinyal Sama: Panduan Membaca Tekanan Pasar Juni-Juli
Sabtu / 11-07-2026, 00:21 WIB
Dukung Go Green Energy, Pengusaha Minta Pemerintah Buka Ruang Dialog
Sabtu / 11-07-2026, 00:21 WIB
Kejagung Minta Kejati DIY dan Jateng Kumpulkan Data SPPG
Sabtu / 11-07-2026, 00:21 WIB
Sidang dr. Tifa: Eksepsi 37 Halaman Dilayangkan, Tuding Dakwaan Lemah
Sabtu / 11-07-2026, 00:21 WIB
Bola Logam Misterius Diduga Puing Antariksa Terdampar di Pantai Queensland
Sabtu / 11-07-2026, 00:20 WIB
Kandidat Texas Janji Usut Kontrak Internet SpaceX
Sabtu / 11-07-2026, 00:19 WIB
Jababeka Kembali Gelar Sakura Matsuri 2026, Hadirkan JKT48 hingga Beasiswa ke Jepang
Sabtu / 11-07-2026, 00:19 WIB
Mayapada Hospital Jakarta Timur Resmi Beroperasi di Jakarta Garden City
Sabtu / 11-07-2026, 00:15 WIB
Ponsel Saya Rusak Akibat Cuaca Panas, Begini Cara Memperbaikinya
Sabtu / 11-07-2026, 00:15 WIB
Indonesia Perketat Perlindungan Gajah Sumatera dan Kalimantan
Sabtu / 11-07-2026, 00:14 WIB
Keluarga Bocah 6 Tahun Tewas Ditabrak di Pacific Beach Tempuh Jalur Hukum
Sabtu / 11-07-2026, 00:14 WIB
Hakim Batasi Bukti di Sidang Pembunuhan Charlie Kirk, Istri Keberatan
Sabtu / 11-07-2026, 00:14 WIB







