Rekaman keamanan baru menunjukkan betapa dahsyatnya kebakaran Ferrari di Quebec yang menewaskan seorang pelanggan. Insiden itu memicu tuntutan hukum senilai $20,8 juta.

Kebakaran terjadi pada 7 Agustus 2024 di Ferrari Quebec.

>>> Kamera ETLE Face Recognition Siap Sasar Pengendara Pemalsu Pelat Nomor

Richard Papazian, korban, mengalami luka bakar parah setelah seorang sales mencoba menyalakan Ferrari 360 Modena tanpa mengetahui bagian sistem bahan bakar telah dilepas.

Rekaman yang baru muncul memperlihatkan api dengan cepat melahap seluruh mobil. Kobaran bahkan sempat menjilat mobil lain di ruang pamer.

Papazian menderita luka bakar derajat dua dan tiga di lebih dari 56 persen tubuhnya.

>>> Polri Gelar Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Fokus pada Pelanggaran ETLE

Ia menjalani empat minggu dalam koma medis, beberapa operasi, dan gagal ginjal yang membutuhkan dialisis.

Ia menggugat dealer, Ferrari North America, dan kantor pusat Ferrari di Maranello. Gugatan menuding kelalaian berat, kecerobohan, dan kesalahan yang disengaja.

Menurut laporan, pernyataan polisi bahkan telah disiapkan tetapi tidak pernah dirilis ke publik. Kasus ini masih berlangsung, dan rekaman baru bisa menjadi bukti penting.

>>> Wahana Makmur Sejati Sesuaikan Harga Oli dan Suku Cadang Honda di Jakarta-Tangerang

Papazian mengaku insiden itu mengakhiri kecintaannya pada Ferrari dan akhir pekan F1 di Montreal. Ia tidak bisa lagi menikmati balapan F1.