Empat Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Jual Mobil Operasional
Proses peremajaan atau penjualan mobil operasional perusahaan kerap menjadi tantangan tersendiri. Harapannya, pelepasan aset tersebut dapat menghasilkan dana segar yang optimal untuk mendukung kas perusahaan.
Namun, kondisi di lapangan sering kali berbeda.
>>> Logo Bandara Donald Trump Diduga Hasil AI, Netizen Geram
Saat berhadapan dengan calon pembeli, perusahaan justru berada dalam posisi tawar yang kurang menguntungkan sehingga harus menerima penawaran harga di bawah ekspektasi.
Padahal, mobil bekas operasional perusahaan memiliki daya tarik tinggi di pasar. Berdasarkan survei, sekitar 65% hingga 70% calon pembeli tertarik terhadap kendaraan eks-perusahaan.
Hal ini didukung oleh legalitas dokumen yang jelas serta riwayat perawatan berkala yang lebih disiplin dibandingkan kendaraan milik perorangan.
Meski demikian, penyusutan nilai aset tetap terjadi.
Mengacu pada laporan Deloitte dan PwC, nilai kendaraan operasional pada tahun pertama dapat mengalami depresiasi sekitar 15% hingga 20%.
Nilai tersebut terus menurun hingga menyisakan sekitar 50% dari harga perolehan awal saat memasuki tahun kelima pemakaian.
Pada fase ini, negosiasi kerap menjadi tantangan. Pembeli biasanya memanfaatkan tanda pemakaian fisik sebagai alasan menekan harga, meskipun legalitas dan riwayat perawatan tetap baik.
>>> Putus dengan Lee Jong Suk, Ini Daftar Mantan Pacar IU
"Banyak perusahaan kehilangan nilai puluhan juta bukan karena mobilnya jelek, tapi karena tidak punya data yang bisa membuktikan kondisi kendaraan secara profesional," ujar CEO Garasi.
id, Ardy Alam.
Empat Titik Kritis yang Sering Dijadikan Alasan Menawar Harga
Bagi perusahaan yang hendak melepas kendaraan operasional, memahami bagian yang menjadi perhatian pembeli adalah langkah penting.
Berikut empat titik yang umum menjadi fokus pemeriksaan pada kendaraan berusia 4–5 tahun.
Pertama, struktur bodi dan sasis. Pembeli profesional akan memeriksa kelurusan bodi, bekas pengelasan, hingga kualitas pengecatan.
Jika ditemukan indikasi benturan, kondisi tersebut bisa memangkas harga jual hingga puluhan juta rupiah.
Kedua, kondisi transmisi otomatis. Mobil operasional yang digunakan di lalu lintas padat berpotensi mengalami penurunan performa transmisi.
>>> Penerbit Protes Masa Depan Digital Sony dengan Janji Terus Produksi Game PS5 Fisik
Gejala seperti perpindahan gigi terlambat sering dimanfaatkan pembeli untuk meminta potongan harga.
Update Terbaru
Bernostalgia dengan iPod Lewat Aplikasi NostalgicPod, Pemutar Musik Retro Modern
Jumat / 10-07-2026, 22:56 WIB
Jenazah Remaja 18 Tahun yang Hilang di Mississippi Diduga Ditemukan
Jumat / 10-07-2026, 22:56 WIB
Pria Florida Bakar Restoran dengan Tabung Propana, Terekam CCTV
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Dukungan untuk Justin Baldoni dari Bintang 'Jane the Virgin' Usai Bicara Soal Blake Lively
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Veda Ega Pratama Puas Jadi Tercepat di Practice Moto3 Jerman
Jumat / 10-07-2026, 22:54 WIB
Teddy Swims Putus dengan Kekasih Setelah Setahun Punya Anak
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
Orang Tua Nolan Wells Tuntut Investigasi Transparan atas Kematian Putranya
Jumat / 10-07-2026, 22:50 WIB
CORTIS: Grup K-Pop yang Mendobrak Formula dengan Kebebasan Kreatif
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Prabowo Puji Prajurit TNI 13 Kali Beruntun Juara Menembak di Australia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Momen Timnas Mesir Disambut Hangat usai Ukir Sejarah di Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Mahasiswa FEB USU Diduga Lecehkan Puluhan Korban, Kampus Janji Tindak Tegas
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Yamal Bicara Skenario Impian Lawan Messi di Final Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 22:49 WIB
Polisi Periksa 15 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB
Call of Duty: Black Ops 1 dan 2 Dikabarkan Tak Akan Hadir di Nintendo Switch
Jumat / 10-07-2026, 22:46 WIB







