Jaecoo J5 EV menjadi incaran konsumen Indonesia yang sebelumnya menggunakan mobil berbahan bakar bensin. Model listrik ini disebut sebagai kendaraan elektrifikasi pertama bagi sebagian besar pembelinya.

Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, mengungkapkan bahwa mayoritas pelanggan J5 EV berasal dari pengguna mobil internal combustion engine (ICE).

>>> Volkswagen Resmi Luncurkan ID. Polo GTI, Hatchback Listrik Berlogo GTI Pertama

"J5 EV adalah kendaraan listrik pertama mereka," ujarnya di Jakarta Utara.

Kenaikan biaya operasional kendaraan berbahan bakar minyak menjadi salah satu pemicu peralihan ini.

"Karena harga bensin atau alasan lainnya, semakin banyak orang yang tertarik pada EV," kata Jim Ma.

Pihak produsen menilai spesifikasi Jaecoo J5 EV sangat cocok untuk kebutuhan mobilitas harian di Indonesia.

>>> DENZA B5 Taklukkan Tanjakan Ekstrem 42 Derajat di BYD Tech Culture Fest 2026

"Dari segi ukuran SUV, ruang kabin, jarak tempuh, hingga ground clearance sangat sesuai untuk pasar lokal," jelasnya.

Menanggapi respons positif pelanggan, Jaecoo berencana memperkuat strategi pemasaran. "Kami melihat dari kepuasan pelanggan, perlu dilakukan promosi lebih lanjut," tambah Jim Ma.

Jaecoo J5 EV tersedia dalam dua varian: standar seharga Rp 279,7 juta dan Premium Rp 309,9 juta.

>>> Polri Tetapkan Biaya Penerbitan SIM A Tahun 2026, Ini Rinciannya

Model ini mengusung desain modern dan menjadi andalan untuk menjaring konsumen yang beralih ke kendaraan listrik.