Episode keempat BanG Dream! YUME∞MITA akhirnya menjawab berbagai pertanyaan yang muncul di episode sebelumnya.

Fokus utama kali ini adalah masa lalu Arale dan Ritsu yang ternyata memiliki ikatan erat sejak kecil.

>>> Zo In-sung Pilih Tantangan daripada Jalur Aman demi Peran di 'Hope'

Kisah masa lalu mereka berpusat pada grup La La La La Girls, kelompok beranggotakan lima orang yang juga diisi Viola.

Sekilas grup ini tampak kompak dan memiliki masa depan cerah. Namun serangkaian peristiwa nahas perlahan merenggangkan hubungan mereka hingga akhirnya bubar.

Pengungkapan terbesar adalah bahwa Arale dijebak sebagai 'kambing hitam' grup. Ketakutannya terhadap kata 'grup' di episode pertama kini masuk akal.

Meski tidak ditampilkan secara eksplisit, jelas bahwa Viola adalah dalang di balik semua kekacauan.

Viola: Manipulator Ulung di Alam BanG Dream

Viola diperkenalkan sebagai karakter manipulatif dan tukang gaslighting sejati. Ia pandai menimbulkan konflik, memelintir situasi, dan berperan sebagai korban saat dibutuhkan.

Motifnya masih belum jelas, apakah ia ingin merebut perhatian, menghancurkan Arale, atau ada alasan lain.

>>> NewJeans Digugat Atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta di AS

Karakter Viola menjadi angin segar karena BanG Dream sebelumnya belum pernah memiliki penjahat murni. Tokoh seperti CHU2, Sakiko, dan Nyamu awalnya tampak jahat tetapi kemudian bisa dipahami.

Viola berbeda, setidaknya untuk saat ini ia benar-benar jahat dan penuh tanda bahaya.

Kehadiran Viola menambah konflik baru yang membuat cerita YUME∞MITA menonjol dibanding seri BanG Dream sebelumnya.

Dengan masa lalu yang sudah terungkap, penonton semakin penasaran bagaimana Arale dan Ritsu akan bersatu kembali melawan Viola dan membentuk Mugendai MewType yang utuh.

Harapannya, serial ini tidak terburu-buru menyelesaikan konflik.

>>> Winwin Resmi Tinggalkan SM Entertainment dan NCT Setelah 10 Tahun

Episode 4 memberikan bobot emosional yang kuat, dan lebih baik jika cerita mengeksplorasi luka yang ditinggalkan secara perlahan.