Tyler Robinson disebut menyesal telah membunuh Charlie Kirk dan menangis atas kematian kontroversial komentator tersebut. Hal itu diungkapkan oleh pasangan romantis Robinson, Lance Twiggs.

Jaksa penuntut memutar video wawancara dengan Lance Twiggs di pengadilan pada Kamis. Twiggs, yang mengaku sebagai teman sekamar dan pacar Robinson, membahas percakapannya dengan Tyler tentang kematian Charlie.

>>> Taylor Frankie Paul Kembali ke 'Mormon Wives' Setelah Produksi Dihentikan

Dalam wawancara itu, Lance mengatakan ia bertanya kepada Tyler apakah pesan teks yang dikirim sehari sebelumnya—yang berisi pengakuan pembunuhan—benar adanya.

Tyler menjawab bahwa itu benar.

Lance menyebut Tyler mulai menangis dan mengatakan ia berharap tidak membunuh Kirk. Perlu dicatat, Robinson belum mengajukan pembelaan dalam kasus ini.

Kronologi Penembakan

Jaksa mengklaim Tyler melepaskan tembakan fatal yang menewaskan Charlie dari atas sebuah bangunan yang berjarak 200 kaki dari tempat Charlie berbicara di kampus Utah Valley University.

>>> FIFA Operasikan Pusat Komando Rahasia di Miami untuk Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari

Dalam pesan yang dikirim ke Lance, Tyler mengatakan ia membunuh Charlie karena retorika penuh kebencian yang disebarkan komentator konservatif itu.

Lance dan Tyler memulai hubungan sebagai teman sekamar sebelum beralih menjadi pasangan romantis.

Tyler Robinson, yang diduga sebagai pembunuh Charlie Kirk, kini menjalani hari kedua sidang pendahuluan.

>>> Argentina Kuasai Statistik Piala Dunia 2026: Gol, Umpan, dan Akurasi Terbaik

Seorang petugas penegak hukum bersaksi tentang pincang yang terlihat pada Robinson dalam video hari penembakan, yang diduga akibat senjata yang disembunyikan di celananya.