Harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus meningkat mendorong pemilik kendaraan untuk lebih cermat mengelola konsumsi bensin. Langkah antisipasi ini penting agar pengeluaran operasional tidak membengkak.

Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah mengoptimalkan efisiensi melalui teknik eco-driving. Namun, ada banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan metode tersebut.

>>> Sopir Mobil Dianiaya di Cibubur Akibat Keributan Klakson

Faktor-Faktor Pemicu Boros BBM

Auto2000 mengungkapkan sejumlah penyebab utama yang sering membuat konsumsi BBM melonjak. Faktor-faktor ini meliputi kebiasaan mengemudi hingga kondisi teknis kendaraan.

1. Tekanan Angin Ban Kurang

Ban yang kekurangan tekanan udara memaksa mesin bekerja lebih keras untuk bergerak. Hambatan ini semakin terasa saat mobil terjebak macet dengan kondisi stop and go.

Periksa tekanan ban secara berkala sesuai standar pabrikan agar konsumsi bensin tetap optimal.

2. Muatan Berlebihan

Setiap mobil memiliki batas maksimal muatan yang bisa diangkut. Membawa beban melebihi kapasitas akan menguras tenaga mesin dan memicu pemborosan.

Membatasi muatan juga penting untuk keselamatan berkendara di jalan raya.

3. Gaya Mengemudi Agresif

Kebiasaan mengemudi agresif, seperti sering menginjak pedal gas dalam-dalam, membuat sistem bahan bakar menyuplai bensin lebih banyak.

Komputer kendaraan pun merekam pola ini sebagai standar, yang berujung pada konsumsi tinggi.

4. Modifikasi Komponen

Mengubah spesifikasi standar, misalnya memakai pelek lebih besar atau ban lebih lebar, membebani kinerja mesin. Penambahan aksesori seperti spoiler juga meningkatkan bobot dan hambatan udara.

Modifikasi yang fokus pada responsivitas mesin dan komponen elektronik pasti menaikkan konsumsi BBM.

>>> Honda Patenkan Kopling Elektronik untuk Motor Listrik CR Electric Proto

5. Penggunaan BBM Tidak Sesuai