Memakai bahan bakar dengan oktan di bawah rekomendasi pabrikan dapat menyebabkan knocking atau mesin menggelitik. Akibatnya, pengemudi cenderung menginjak pedal lebih dalam sehingga bensin mengalir lebih deras.

6. Keterlambatan Ganti Oli

Menunda penggantian oli mesin mengubah struktur kimia cairan dan menurunkan performa pelumasan. Hal ini memperberat kerja mesin dan memperpendek umur komponen.

7. Mengabaikan Mode ECO

Kendaraan modern umumnya dilengkapi mode ECO untuk mengurangi pemakaian bahan bakar. Meski respons tenaga sedikit berkurang, mode ini sangat ideal untuk berkendara di perkotaan.

8. Melewatkan Servis Berkala

Perawatan rutin memungkinkan teknisi memeriksa mesin, filter, komponen krusial, hingga kaki-kaki mobil. Servis berkala memastikan mesin bekerja optimal dan efisien.

"Pemilik mobil harus pintar mengelola penggunaan bensin agar lebih efisien. Langkah yang dilakukan terkait cara merawat dan mengemudikan mobil di jalan.

Pahami bagaimana agar konsumsi BBM lebih hemat," kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, Selasa (19/5/2026).

Penyebab Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain faktor-faktor di atas, ada beberapa hal lain yang juga berkontribusi terhadap pemborosan bahan bakar. Misalnya, penggunaan AC yang berlebihan dapat membebani mesin dan meningkatkan konsumsi BBM.

Selain itu, kondisi jalan yang buruk atau sering macet juga memaksa mesin bekerja lebih keras.

>>> Komponen Penting yang Wajib Diperiksa Saat Membeli Honda Brio Bekas

Memahami dan menghindari penyebab-penyebab ini akan membantu pemilik mobil menjaga efisiensi bahan bakar dan mengurangi pengeluaran operasional.