Ilmuwan Klaim Pemerintah AS Amankan Empat Jenis Alien dari UFO Jatuh
>>> Meta Luncurkan Fitur Mengetik di Udara untuk Kacamata Pintar Ray-Ban
Sementara itu, tipe Nordics dinilai memiliki visual yang paling menyerupai manusia Bumi. Karakteristik fisik mereka digambarkan tinggi, berwajah humanoid, dan memiliki kemiripan dengan masyarakat Eropa Utara.
Jenis ketiga adalah Reptilians yang digambarkan memiliki kulit bersisik menyerupai hewan reptil. Kendati demikian, struktur tubuh mereka tetap berbentuk humanoid dengan kepemilikan dua tangan dan dua kaki.
Tipe terakhir dinamakan Insectoids. Kelompok makhluk luar angkasa ini disebut-sebut memiliki rupa yang menyerupai serangga raksasa, seperti belalang sembah.
Klasifikasi mengenai jenis-jenis alien ini sebenarnya sempat dibahas oleh Dr. Eric Davis dalam agenda UAP Disclosure Fund pada tahun 2025.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat, termasuk Nancy Mace.
Skeptisisme dan Teori Konspirasi
Walaupun klaim ini terdengar sangat luar biasa, hingga saat ini belum terdapat bukti fisik maupun visual yang dapat divalidasi oleh pihak independen mengenai keberadaan keempat jenis alien tersebut.
Kalangan ilmuwan juga meragukan logika biologis dari klaim yang beredar.
Mereka memandang sangat kecil kemungkinan bagi makhluk hidup dari planet lain untuk berevolusi menjadi bentuk humanoid yang menyerupai anatomi manusia.
Namun, narasi mengenai pemerintah Amerika Serikat yang menyembunyikan rahasia extraterrestrial memang telah lama mengakar.
Terlebih lagi, dalam beberapa tahun terakhir, pihak Pentagon dan Kongres Amerika Serikat mulai menunjukkan sikap lebih terbuka dalam mendiskusikan fenomena UAP kepada publik.
Sampai saat ini, pihak CIA maupun pemerintah Amerika Serikat terpantau belum memberikan respons atau konfirmasi resmi mengenai klaim yang dilontarkan oleh Dr. Hal Puthoff.
Menurut laporan New York Post, klasifikasi ini sebelumnya telah dibahas oleh Dr. Eric Davis dalam agenda UAP Disclosure Fund pada tahun 2025 yang dihadiri anggota parlemen AS, termasuk Nancy Mace.
>>> Apple Resmi Umumkan Agenda WWDC 2026 Fokus pada Pembaruan Teknologi AI
Namun, klaim ini masih menuai skeptisisme karena belum ada bukti fisik yang dapat diverifikasi secara independen.
Update Terbaru
Mantan Hacker Hapus 96 Database Pemerintah AS Setelah Dipecat Perusahaan
Selasa / 19-05-2026, 19:19 WIB
PO Sinar Jaya Resmi Buka Rute Baru Kalideres-Sukabumi
Selasa / 19-05-2026, 19:14 WIB
Dugaan Pelecehan Dosen UIN Solo Disorot, Korban Pertanyakan Sikap Kampus
Selasa / 19-05-2026, 19:12 WIB
8 Penyebab Utama Konsumsi BBM Mobil Boros, Wajib Dihindari
Selasa / 19-05-2026, 19:09 WIB
Platform X Pangkas Batas Unggahan Harian Akun Gratis Secara Ekstrem
Selasa / 19-05-2026, 19:04 WIB
Sopir Mobil Dianiaya di Cibubur Akibat Keributan Klakson
Selasa / 19-05-2026, 18:59 WIB
Juri California Tolak Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI
Selasa / 19-05-2026, 18:54 WIB
Honda Patenkan Kopling Elektronik untuk Motor Listrik CR Electric Proto
Selasa / 19-05-2026, 18:49 WIB
Komponen Penting yang Wajib Diperiksa Saat Membeli Honda Brio Bekas
Selasa / 19-05-2026, 18:44 WIB
DPRD Kota Banjar Soroti Pelanggaran Hak Buruh di PT Alba
Selasa / 19-05-2026, 18:36 WIB
Kemkomdigi Kaji Aturan Wajib Nomor Ponsel untuk Akun Media Sosial
Selasa / 19-05-2026, 18:34 WIB
Pengadilan Spanyol Perintahkan Refund Pajak Rp1,13 T ke Shakira
Selasa / 19-05-2026, 18:29 WIB
iQOO Z11 Lite 5G Terlihat di Geekbench dengan Dimensity 6300
Selasa / 19-05-2026, 18:24 WIB
PLN Padamkan Listrik di Batang dan Kuningan untuk Pemeliharaan Jaringan
Selasa / 19-05-2026, 18:16 WIB






