iQOO Z11 Lite 5G dilaporkan muncul di platform benchmark Geekbench. Perangkat ini membawa sejumlah spesifikasi utama yang menarik perhatian.

Berdasarkan data yang terungkap, ponsel ini menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6300. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM 8GB dan sistem operasi Android 16 terbaru.

>>> Review Redmi Note 15 Pro 5G: Layar Memukau dan Baterai Titan

Sebelum muncul di Geekbench, perangkat dengan nomor model I2510 ini sudah terdaftar di database IMEI. Sertifikasi Postel Indonesia juga sudah didapatkan, menandakan rencana kehadirannya di pasar Tanah Air.

Skor Geekbench dan Spesifikasi

Dalam pengujian Geekbench, iQOO Z11 Lite 5G mencatatkan skor single-core 549 poin. Skor multi-core mencapai 1.776 poin.

Prosesor octa-core yang digunakan terdiri dari dua inti performa tinggi 2,40GHz. Enam inti efisiensi lainnya bekerja pada kecepatan 2,00GHz.

Sektor grafis ditopang oleh GPU Mali-G57 MC2. Kehadiran GPU ini memperkuat dugaan penggunaan SoC MediaTek Dimensity 6300.

Chipset Dimensity 6300 sebenarnya bukan hal baru bagi iQOO. Chipset yang sama sudah digunakan pada iQOO Z10 Lite 5G di India.

Saat diluncurkan, iQOO Z10 Lite 5G dibanderol mulai dari Rupee 9.999 atau sekitar Rp2 jutaan untuk RAM 4GB.

Jika iQOO mempertahankan chipset yang sama, peningkatan kemungkinan dialihkan ke sektor lain.

Peluang Peningkatan Fast Charging

iQOO Z11 Lite 5G diperkirakan tetap mempertahankan baterai besar dengan harga terjangkau.

>>> Xiaomi Peringatkan Harga HP Flagship China Bisa Tembus Rp 25 Juta

Sebagai perbandingan, pendahulunya memiliki layar LCD HD+ 6,74 inci 90Hz, kamera utama 50MP, sensor depth 2MP, kamera depan 5MP, dan baterai 6.000mAh dengan pengisian 15W.

Untuk model baru, iQOO Z11 Lite 5G dirumorkan mendukung fast charging kabel hingga 44W. Jika rumor ini benar, peningkatan ini sangat signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.